Mulai Bisnis Kopi Dengan 17 Juta Saja

Mulai Bisnis Kopi Dengan 17 Juta Saja

jeniskopidunia.web.id untuk kalian penikmat senja dan kopi dan kaum kelas rendah,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mulai Bisnis Kopi Dengan 17 Juta Saja. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mulai Bisnis Kopi Dengan 17 Juta Saja

Menurut Pemilik kedai kopi Teman Baik BSD, Ayu Aulia, untuk memulai bisnis kopi kekinian tidak harus mempunyai modal yang besar, cukup dengan uang Rp 17 juta. Siapa pun bisa memulainya terutama kaum milenial yang baru ingin memulai bisnis.”Jika dibandingkan dengan brand franchise serupa lain yang bisa sampai Rp 80 juta sampai Rp 100 juta, dengan Teman Baik harganya sangat kompetitif hanya Rp 17 juta. Itu sangat mudah untuk digapai oleh anak-anak muda yang ingin punya bisnis modalnya tidak terlalu tinggi, bisa dimulai bersama Teman Baik,” ucapnya saat acara Hari Kopi Daerah atau Harkopda ke-72 Tangerang Selatan, Banten, Minggu, 8 September 2019.

Ayu mengatakan, dengan uang tersebut mitra telah mendapatkan banyak keuntungan, seperti dengan bahan baku, peralatan dibutuhkan untuk membuat minuman dan kemasan, serta booth dengan logo Teman Baik. Namun, satu yang harus disiapkan oleh franchise, adalah lokasi untuk memulai bisnis kopi.Ayu mengatakan, bahwa bisnis kopinya ingin menyasar seluruh kalangan dari mulai menengah ke atas atau ke bawah. Karena menurutnya, harga cukup terjangkau untuk satu cup minuman, yang dijual paling murah hanya Rp 15 ribu dan termahal berada pada Rp 20 ribu.

Baca Juga : Kopi Gratis Sepanjang Malam Di Malioboro Coffee Night

“Jadi brand kita sebenarnya tidak hanya berfokus pada kalangan atas tapi ingin menjangkau secara keseluruhan dengan harga yang kami punya,” ucapnya.Ayu mengaku, bisnis ini sangat menguntungkan, karena dalam satu hari kedainya bisa menjual 70 sampai 100. Lalu jika dikalkulasikan dalam satu bulan ia dapat menjual hingga 2.600 cup.”Kalau dilihat kopi susu dan lain-lain lagi digandrungi. Kami ingin menciptakan sesuatu brand itu menarik di kalangan luas itu sendiri. Baik di pasaran menengah maupun ke atas maka itu kita menciptakan yang namanya Teman Baik,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, induk dari Teman Baik sendiri berada di Kota Solo, Jawa Tengah, dan telah mempunyai mitra mencapai 20 gerai yang tersebar di pulau Jawa. Namun, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya masih satu yang berada di BSD, Tangerang Selatan. “Jadi untuk pasar minuman kopi masih terbuka luas dan dengan persaingan ini bisa menciptakan pasar yang kompetitif,” katanya.Untuk saat ini, Ayu mengatakan, Teman Baik telah memiliki 29 jenis varian rasa minuman dari kopi dan non-coffee. “Untuk minuman kami mempunyai menu andalan seperti Es Lemonade Susu, Strowberi Gembira, dan Es Soya Matcha kita,” kata dia.Dia menuturkan, keinginannya yang ingin berekspansi di beberapa wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk bisa memperkenalkan lebih luas nama Teman Baik. “Jika ingin mengetahui lebih banyak dari Teman Baik bisa kunjungi di sosial media Instagram kita @temanbaiksehatisekopi,” tuturnya.

Jokowi Luncurkan Kopi Terbaru

Jokowi Luncurkan Kopi Terbaru

jeniskopidunia.web.id Presiden mulai bergerak dibidang FFNB yaitu kopi. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jokowi Luncurkan Kopi Terbaru Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jokowi Luncurkan Kopi Terbaru

Presiden Joko Widodo alias Jokowi hari ini meluncurkan gebrakan terbarunya yaitu Kopi Mantap alias Koordinasi Pengawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi. Kebijakan Kopi Mantap ini ditujukan untuk memudahkan koordinasi fasilitasi pemenuhan komitmen perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission atau OSS.”Saya senang sekarang ada OSS, tapi tidak tahu sambungan ke daerah sudah jalan atau belum, memang harus ada platform online yang mengawal sehingga kita tahu prosesnya di mana,” kata Jokowi dalam acara peluncuran di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM di ICE Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Selasa, 12 Maret 2019.

Kopi Mantap ini menjadi kelanjutan dari OSS yang sudah menghubungkan satuan tugas invetsasi di level nasional, provinsi, dan kabupaten kota. Dengan Kopi Mantap, efektivitas dan efisiensi koordinasi diyakini akan tercipta karena menggunakan platform berbasis teknologi informasi sehingga memungkinkan adanya pertemuan jarak jauh melalui video atau audio conference.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani menjelaskan bahwa dengan peluncuran Kopi Mantap ini diharapkan mempercepat penyelesaian masalah investasi. Sehingga, seluruh rencana investasi yang sudah mendapatkan perizinan berusaha melalui OSS dapat direalisasikan seluruhnya dengan lancar.

Baca Juga : Kopi Bisa Membuat Otak Berfikir Positif

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan Kopi Mantap ini diluncurkan seiring dengan meningkatnya tren investasi selama tiga tahun terakhir, 2015 hingga 2018, dan berlanjut hingga tahun ini. “Minat investasi pada awal tahun 2019 ini menunjukkan tren yang cukup positif, yang diharapkan terus berlanjut sampai akhir tahun,” ujarnya.

Selama kurun waktu 2015 hingga 2018, BKPM mencatat realisasi investasi mencapai Rp 2.572,30 triliun atau melampaui target dalam rencana strategis BKPM sebesar Rp 2.558,10 triliun. Meskipun positif, Lembong mencatat masih perlunya pengawalan investasi yang lebih intensif untuk semakin meningkatkan arus investasi baik dari dalam maupun luar negeri.

Sementara total realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri tahun 2018 mencapai Rp 328,6 triliun menunjukkan peningkatan sebesar 25,3 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 262,3 triliun. Sedangkan total realisasi investasi Penanaman Modal Asing tahun 2018 adalah sebesar Rp 392,7 triliun, turun 8,8 persen dibandingkan realisasi investasi PMA tahun 2017 sebesar Rp 430,5 triliun.