Kopi Wamena

Kopi Wamena

Kopi Wamena – Kopi Arabika Wamena merupakan salah satu kopi produk Indonesia yang sudah mulai dikenal di seluruh Indonesia dan manca negara. Kopi Arabika Wamena tumbuh di lembah Baliem pegunungan Jayawijaya Wamena tanpa menggunakan pupuk kimia, sehingga kopi Arabika Wamena merupakan kopi Organik karena tumbuh subur secara alami. Para petani kopi dibina langsung oleh Pemerintah Daerah dari Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan Wamena dan juga dibantu oleh Amarta dari Amerika untuk mengolah hasil panen kopi mereka. Sejak Tahun 2008, kopi Arabika Wamena telah diekspor ke Amerika Serikat sampai sekarang. Pemerintah…

Read More

Kopi Kintamani

Kopi Kintamani

Kopi Kintamani – Kopi Bali Kintamani dihasilkan dari tanaman kopi arabika yang ditanam didataran tinggi Kintamani, tepatnya di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, dengan ketinggian diatas 900 mdpl. Kawasan Kintamani berada dilereng gunung berapi batur. Dengan jenis tanah Entisel dan Inceptisol (Regusol). Kawasan ini memiliki udara yang dingin dan kering dengan curah hujan yang banyak selama 6-7 bulan musim hujan. Tanaman-tanaman kopi arabika terbentuk dari varietas-varietas terseleksi. Pohon kopi ditanam dibawah pohon penaung dan dikombinasikan dengan tanaman lain dan dikelola serta diberi pupuk organic. Kopi ini memiliki citarasa yang…

Read More

Kopi Toraja

Kopi Toraja

Kopi Toraja – Kopi Toraja adalah salah satu kopi terbaik Indonesia, selain sederet kopi lainnya seperti Kopi Gayo, Kopi Luwak, Kopi Lampung, Kopi Priangan (Gunung Puntang) dan sebagainya. Bahkan, kopi yang berasal dari dataran tinggi Sulawesi ini dikenal luas di dunia internasional sebagai kopi terenak. Booming kopi Toraja di Indonesia dan dunia baru terjadi pasca tahun 70-an. Padahal kopi ini sejak tahun 1930, sudah sangat terkenal di Jepang. Kopi Toraja dari masa itu hingga sekarang mengisi gerai-gerai kopi berkualitas di toserba dan pasar swalayan terkenal Jepang. Bahkan, survei Key Coffee…

Read More

Kopi Luwak

Kopi Luwak

Kopi Luwak – Asal mula kopi luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah perkebunan kopi arabika dengan bibit yang didatangkan dari Yaman. Pada era “Tanam Paksa” atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah…

Read More