Waktu Terbaik untuk Minum Kopi

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi

Jeniskopidunia.web.id – Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia. Dalam sehari, ada ratusan juta orang yang meminum kopi bukan hanya sekali sehari bahkan ada yang tiga sampai empat cangkir sehari. Biasanya orang minum kopi di pagi hari. Bahkan banyak dari mereka tidak bisa benar-benar berfungsi dengan baik sebelum minum secangkir kopi. Padahal ternyata waktu terbaik minum kopi bukanlah pagi hari, jadi kapan waktu terbaik untuk minum kopi? Berikut ini jawabannya!

1. Kopi sebaiknya tidak diminum saat pagi hari
Bukan rahasia lagi jika kopi menjadi minuman banyak favorit banyak orang terutama di pagi hari setelah mereka bangun tidur. Alasannya karena kopi membantu mereka menghilangkan rasa ngantuk dan membuat mereka siap untuk memulai hari.

Faktanya pagi hari adalah waktu terburuk untuk minum kopi. Ini karena kadar hormon kortisol dalam tubuh justru paling tinggi di pagi hari terutama saat bangun tidur. Jika kita terbiasa meminum kopi di pagi hari, lama kelamaan tubuh akan menganggap kopi sebagai pengganti hormon kortisol dan membuat toleransi tubuh terhadap kafein semakin tinggi.

Apakah itu bagus? Jawabannya adalah tidak, karena setelah beberapa saat efek kopi akan memudar. Dan itulah alasannya kenapa kita masih merasa ngantuk meski sudah minum secangkir kopi.

IDNPlay Poker atau idnpoker play adalah tempat bermain poker online uang asli yang bisa di mainkan melalui pc atau smartphone anda. Idnplay memiliki server khusus yang dikenal dengan nama IDN Poker sebagai server utama yang menyediakan permainan idnplay poker, idnplay super10, idnplay live poker, idnplay ceme, idnplay bandar ceme, idnplay omaha, dan idnplay capsa.

Download IDN Poker Versi 1.1.14.0 Android kini bisa anda lakukan secara mudah, aman dan gratis melalui aplikasi yang telah tersedia disitus utama IDN Poker Online yakni unitedpoker99 yang merupakan situs agen idnplay poker terpercaya dan terbaik saat ini di Indonesia

2. Hindari minum kopi saat kamu sedang merasa stres
Bisa dibilang hormon kortisol adalah perlindungan alami yang dibuat oleh tubuh. Hormon ini diproduksi oleh tubuh saat kita sedang merasa stres atau sedang dalam keadaan bahaya, dan membuat kita siap untuk menghadapinya.

Saat stres, hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat dan secangkir kopi justru akan membuatnya semakin tinggi. Dan meski hormon kortisol itu baik untuk tubuh, terlalu banyak hormon kortisol justru akan membuat kita semakin merasa cemas dan tertekan.

3. Jangan minum kopi sebelum tidur
Salah satu efek buruk dari minum kopi adalah kandungan kafeinnya yang membuat kita sulit untuk tidur. Selain itu kafein juga merupakan salah satu zat yang bertahan cukup lama dalam tubuh. Kafein dari secangkir kopi akan bertahan selama 6 jam dalam tubuh.

Jadi jika kamu terbiasa tidur jam 10 malam, kamu tidak boleh meminum kopi lewat dari jam 4 sore. Meminum kopi selama waktu 6 jam ini akan membuat kamu kurang tidur, akibatnya kamu akan merasa lelah dan mengantuk keesokan harinya.

Baca Juga : Jenis Jenis Kopi Khas Jawa Barat

4. Pastikan kamu tidak minum lebih dari empat gelas sehari
Orang dewasa tidak boleh minum lebih dari 400 mg per kafein perhari yang setara dengan 4 cangkir kopi. Ini karena kafein bukan hanya membuat kita sulit tidur tapi juga membuat kita lebih mudah cemas dan merasa emosi. Kalau pun kamu harus minum kopi, pilih kopi yang tidak mengandung kafein dan kurangi takarannya. Akan lebih baik lagi kalau kamu mengurangi jumlah kopi yang kamu minum dalam sehari dan menggantinya dengan milk tea.

5. Jadi kapan waktu terbaik untuk minum kopi?
Meminum kopi di pagi hari tidak baik, begitu pun saat stres atau sebelum tidur. Jadi kapan waktu terbaik untuk minum kopi? Waktu terbaik untuk minum kopi adalah ketika hormon kortisol dalam tubuh sedang dalam keadaan rendah yaitu sekitar pukul 9.30 pagi hingga pukul 11.30 siang, atau pukul 1.30 siang hingga pukul 5.00 sore. Jadi pastikan kamu minum kopi di jam-jam itu ya!

Apakah secangkir kopi itu buruk bagi kesehatan? Tidak, kopi bukanlah minuman yang berbahaya. Sebaliknya minum kopi justru dapat meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki mood dengan catatan kamu tidak minum terlalu banyak dan tahu kapan waktu untuk meminumnya. Jadi jangan takut untuk minum kopi ya!

Kandang Kopi Usaha Kecil Yang Berubah Menjadi Besar

Kandang Kopi Usaha Kecil Yang Berubah Menjadi Besar

Jeniskopidunia.web.id – Ide bisnis itu bisa datang dari mana saja, kapan saja, atau dari siapa saja. Bahkan dari nongkrong dan nyeruput kopi, aktivitas yang jamak dianggap mubazir dan buang-buang waktu, serta identik dengan pengangguran.

Seperti Saini Sukijan yang selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang, justru memperbanyak nongkrong di warung kopi ketimbang belajar, sampai lulus Fakultas Psikologi tahun 2011.

Dia membuat kedai kopi karena dirinya kesulitan menemukan tempat nongkrong begitu pulang kampung ke Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, setelah empat tahun merantau ke Kota Kupang, NTT, pada 2015.

Bermodal pinjaman emas milik saudara dan keluarga, Saini membangun kedai sederhana dan menamainya Kandang Kopi karena seluruh bangunan berbahan bambu dan beratap rumbia–mirip kandang sapi.

Tentu selalu ada keberuntungan di balik cerita heroik. Pada 1980-an, ayah Saini yang sukses di perantauan membeli sekapling tanah di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, yang sepi. Kini kawasan itu ramai dan menjadi Jalan RE Martadinata. Di lahan itulah Saini membangun kedai kopinya.

“Habis sekitar 75 juta. Mulai dari awal membangun sampai membeli isi kedai, lalu jualan kopi,” kata Saini, soal modal awal yang ia habiskan.

Awal Usaha Sepi itu Biasa

Setahun pertama Kandang Kopi sepi. Pembeli yang datang sebatas teman komunitas, teman sekolah, dan para tetangga. Itu pun, mereka datang karena diundang.

Ketika pembeli mulai ramai, Saini menyerahkan pengelolaan kedai ke adiknya, sebab ia harus kembali ke Kupang karena anaknya meninggal dunia. Ketika pengelolaan kedai dialihkan ke adiknya, pelanggan kandang kopi terus ramai dan stabil hingga Saini kembali.

Dengan pendapatan kotor rata-rata Rp 1 juta perhari, Kandang Kopi tak hanya balik modal di tahun kedua, tetapi juga mencatat keuntungan yang fantastik.

Saini merasa munculnya film Filosofi Kopi di tahun itu punya pengaruh besar dalam mengedukasi kalangan muda. Film garapan Sutradara Angga Dwimas Sasongko dianggap mampu mengubah kesan bahwa ngopi bukan hanya aktivitas orang tua.

“Di Madura, hanya orang tua yang nongkrong di warung kopi. Kalau yang muda nongkrongnya di alun-alun, enggak ngapa-ngapain,” ungkap dia.

Kini, di tahun keempatnya, Kandang Kopi telah stabil sebagai bisnis, branding pun sudah kuat. Maka, dia memutuskan membuka dua cabang baru pada 2017 dan 2018, masing-masing di Jalan HOS Cokroaminoto dan di sekitaran kampus Universitas Trunojoyo Madura.

Para pembeli langsung ramai. Adik dan sepupu Saini tak sulit lagi mengelola dua cabang itu. “Dulu, waktu buka Kandang kopi, hanya ada tiga kedai. Sekarang se-Bangkalan, ada lebih dari 30 kedai dan kafe. Alhamdulillah bisa bertahan,” ungkap Saini.

Baca Juga : Suatu Terobosan Kopi Instan Baru

Petualangan Ngopi di Kedai Legendaris

Saini memang seorang penikmat kopi tulen. Dia tak sembarangan menulis kopi dalam menu. Sebelum menentukan menu yang akan dijual, semua harus lolos seleksi rasa di lidahnya.

Untuk kopi misalnya, dia lebih dulu ngopi keliling Jawa Timur: dari Gresik Hingga Malang, dari Kediri sampai Tulungagung. Kopi Ijo misalnya ia temukan ketika ngopi di warung Cak Waris, salah satu tempat ngopi legendaris di Tulungagung.

Di Kediri ia jatuh cinta pada citarasa kopi Brotoseno. Namun, Kopi Unyil di Dinoyo Malang, paling cocok dengan lidahnya. Kopi Unyil ternyata kopi giras khas Gresik. Maka ia pun ngopi ke Gresik, mencari pembuatnya untuk diajak kerja sama.

“Kopi giras itu banyak jenisnya, tapi yang seperti kopi unyil, baru saya temukan setelah berpindah-pindah ngopi seharian,” kenang dia.

Setelah petualangan panjang itu, dia memutuskan 35 menu yang dijual, termasuk semua jenis kopi Nusantara. Seiring waktu terjadi seleksi alam. Beberapa menu dicoret karena jarang dipesan.

Dan lidah Saini memang peka, kopi giras menjadi menu favorit pelanggan dan belakangan melekat dengan Kandang Kopi.

“Dulu ada satu jenis kopi renteng yang saya jual, tapi saya putuskan tidak menjual lagi. Istilahnya, jangan ada kopi renteng di antara kita,” katanya sambil tertawa.

Kunci Bisnis Receh Harus Telaten

Menurut Saini, bisnis kopi termasuk bisnis recehan karena keuntungannya tak seberapa. Maka kuncinya adalah ketelatenan. Sepi atau ramai, jadwal buka harus Istiqomah sesuai jadwal.

Saini juga memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjangkau pembeli baru. Citarasa dan pelayanan juga harus dipertahankan agar pelanggan lama tidak lari.

“Pengopi di sini belum siap menikmati kopi murni tanpa gula ala kopi Nusantara, yang dihirup dulu sebelum diseruput itu. Mungkin karena harga mahal dan rasanya belum familiar,”.

Saini juga punya pesan penting bagi yang mau memulai usaha baru. “Jangan kosongan,” katanya.

Sebab, dia pernah mengalami, sejumlah pelanggan tiba-tiba menanyakan kenapa Kandang Kopi tutup. Padahal saat itu kedainya buka seperti biasa.

“Sedikit banyak, usaha itu harus dipagari, harus punya amalan, agar terhindar dari persaingan dunia gaib,” tutur alumnus S2 Universitas Surabaya ini.

Kopi Dengan Lima Sendok Gula Setiap Hari

Kopi Dengan Lima Sendok Gula Setiap Hari

Jeniskopidunia.web.idKopi telah menjadi primadona bagi masyarakat. Minuman ini sering menjadi teman untuk bersantai di pagi hari atau sedikit istirahat. Sekarang konsumsi kopi tidak hanya disukai oleh orang tua tetapi juga oleh orang muda. Kecenderungan untuk minum kopi telah berkembang seiring dengan cara penyajian yang unik dan tempat yang menyenangkan dari “kopi”.

Banyak anak muda saat ini yang kerap memosting di media sosial ketika sedang asyik nongkrong bersama teman-teman di kedai kopi. Ada banyak tempat yang menjual kopi, tak hanya di kedai-kedai atau di cafe saja. Minimarket pun kini menyediakan kopi yang siap untuk diminum. Walaupun memiliki efek positif dari mengonsumsi kopi bagi tubuh, terlalu sering meminumnya juga berefek tak baik apalagi dengan takaran gula yang berlebihan, bisa menyebabkan diabetes. Seperti yang dialami oleh pria satu ini. Ia mengonsumsi kopi hampir setiap hari di minimarket dan kemudian divonis mengidap diabetes. Bukan tanpa alasan pria ini mengonsumsi kopi setiap hari. Ia membeli segelas kopi setiap hari di minimarket lantaran ia menyukai wanita penjaga di minimarket tersebut dan tak tahu bagaimana cara mendekatinya.

Sudah Menyukai Wanita Itu Sejak Lama
Pria ini membagikan kisahnya melalui forum media sosial populer di Taiwan yaitu Dcard. Ia menuliskan bahwa dirinya telah melihat gadis itu bekerja di minimarket dua tahun lalu, dikutip dari World of Buzz oleh Jeniskopidunia.web.id, Rabu (19/6/2019).

Dalam postingannya itu pun ia menuliskan “Ketika kita mengejar seorang gadis, kita semua harus bergantung pada ketekunan kita untuk mendapatkan gadis itu.” sebagai judulnya. Ia mengatakan bahwa ketika melihat seorang gadis cantik bekerja di minimarket dekat rumahnya dua tahun yang lalu tetapi tak tahu bagaimana cara mendekatinya. Jadi, dia datang dengan ide untuk membuatnya memperhatikannya dan memutuskan untuk membeli kopi darinya setiap hari.

Kocaknya, terlintas ide di kepalanya agar wanita itu mengingatnya. Agar benar-benar memastikan dia akan mengingatnya, dia mengatakan bahwa ingin dibuatkan pesanannya sedikit istimewa. Oleh karena itu, ia selalu meminta wanita itu untuk menambahkan lima sendok gula ke dalam kopinya. Benar saja, wanita itu terkejut dengan permintaan ini dan berkomentar, “Bukankah ini terlalu manis?” Pria itu menjawab dengan cara yang dingin serta berkata,

“Tidak semanis kamu,” yang sukses membuat gadis itu tersenyum malu-malu.

Lalu pria ini berjalan pergi dengan angkuh. Sejak hari itu dan seterusnya, dia mengatakan bahwa dia membeli secangkir kopi setiap hari tanpa ke wanita itu dengan permintaan gula yang sama.

Baca juga : Cinta Ini Membunuh Mu Melalui Kopi

Terkena Diabetes
Awalnya semua baik-baik saja dengan rencananya untuk mendekati wanita tersebut. Namun tulisannya membuat terkejut netizen karena ia menuliskan bahwa ia menderita diabetes.

“Dua tahun kemudian, saya menderita diabetes,” katanya.

Beberapa netizen membeikan beragam komentar dipostingan pria tersebut. Sebagian mengkhawatirkan kesehatan si pria dan berharap bahwa ia akan menyelesaikannya. Sementara itu, ada juga beberapa netizen yang meragukan bahwa kisah itu benar. Mereka berpendapat bahwa makan terlalu banyak gula tidak akan menyebabkan diabetes secara langsung.

Komentar lainnya pun memberikan komentar geli dengan kisah pria yang mendekati pujaan hatinya tersebut namun berakhir dengan plot twist yang tak disangka.

Mana Yang Lebih Bagus Teh Atau Kopi

Mana Yang Lebih Bagus Teh Atau Kopi

Jeniskopidunia.web.idKopi dan teh memiliki penggemar mereka sendiri. Kedua minuman yang mengandung kafein sama-sama bermanfaat bagi tubuh. Beberapa orang lebih suka mengkonsumsi kopi, sementara yang lain lebih suka teh. Jadi mana yang memiliki lebih banyak manfaat?

“Kopi dapat menurunkan risiko terkena penyakit parkinson dan diabetes tipe 2,” kata ahli diet dari Miami, Kimberly Gomer, seperti dikutip dari Reader’s Digest pada Sabtu, 22 Juni 2019.

Kopi disebut juga dapat menurunkan risiko sejumlah jenis kanker, seperti kanker endometrial dan kanker kulit non-melanoma. Sebuah studi yang meneliti 500.000 orang dari seluruh dunia menyimpulkan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko kematian karena berbagai penyebab. Namun, konsumsi kopi dengan gula dan krim kemungkinan dapat menghilangkan seluruh manfaat tersebut.

Kopi dan Teh, Mana Kesukaanmu?
Di sisi lain pun ada teh yang juga memiliki berbagai manfaat, seperti teh hijau dan teh hitam.

“Teh dan teh hijau yang memiliki kandungan kafein atau sebaliknya mengandung bahan yang baik untuk kesehatan termasuk dalam menurunkan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, osteoporosis dan penyakit gusi,” kata Gomer.

Teh memiliki kandungan antioksidan dan polifenol yang dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat penurunan kognitif, menurunkan risiko stroke, dan membantu penurunan berat badan. Penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang minum teh secara rutih memiliki inflamasi lebih rendah. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kandungan yang disebut epigallocatechin gallate (EGCG). Inflamasi sendiri dikaitkan dengan berbagai kondisi medis mulai artritis hingga penyakit jantung. EGCG juga dapat menurunkan risiko pembentukan plak di otak yang dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.

Baca juga : Manfaat Kopi Untuk Diet

Teh Lebih Baik dari Kopi
Teh menjadi jenis minuman yang lebih baik untuk dikonsumsi karena satu alasan yaitu kandungan antioksidan dan polifenol.

Kopi juga memiliki kandungan tersebut tetapi teh seringkali memilikinya dengan jumlah lebih tinggi.

“Kopi dan teh memiliki manfaatnya tersendiri tapi semua teh memiliki kandungan anti bakteri, anti inflamasi dan anti virus dikarenakan kandungan antioksidan dan polifenolnya. Selain itu, tiap teh memiliki manfaat unik yang berbeda,” kata Ahli Kesehatan Will Cole.

Namun, bila Anda memiliki reaksi sensitif terhadap kaefein, Anda mungkin harus menghindari keduanya. Kopi memiliki kafein lebih banyak dibandingkan teh yakni sekitar 92 mg per cangkir. Sedangkan kopi hanya 50 mg.

“Kafein mungkin bisa menjadi masalah bagi mereka yang memiliki reaksi senstif seperti menimbulkan tremor, rasa cemas berlebih dan gangguan dalam tidur, kata Ahli Diet Beth Warren.

Jika Anda menyukai keduanya maka itu lebih baik. Penelitian pun menunjukkan orang yang minum kopi dan teh setiap hari dapat menurunkan risiko kematian dibanding orang yang minum kopi secara ekslusif.

Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jeniskopidunia.web.id – Indonesia adalah salah satu negara penghasil dan pengekspor kopi terbesar di dunia, memiliki iklim yang ideal untuk produksi kopi dan oleh karena itu perkebunan didirikan di daerah lain seperti Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Sampai saat ini, perkebunan kopi di Indonesia mencakup 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika. Untuk mengenal kopi negara Anda sendiri, berikut adalah 8 kopi khas yang hanya ada di Indonesia.

Kopi Luwak
Kopi Luwak merupakan seduhan kopi yang berasal dari biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak atau musang kelapa. Biji kopi Luwak ini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak tadi. Kopi Luwak telah dikenal sejak tahun 1980-an, biji kopi ini adalah termahal didunia dengan harga $ 100 per 450 gram! Kamu mau menikmati kopi ini dengan penyajian tradisional? Penyajian ini dengan menaruh Kopi Luwak ke cangkir, menyeduh dengan air panas (tidak terlalu panas) hingga ketinggan air 2 cm dari permukaan kopi, boleh ditambahkan gula sebagai pemanis. Sisa dari air panas tadi dipanaskan lagi hingga benar-benar panas dan mendidih, tuangkan air panas ini ke gelas tadi hingga ke leher gelas, dan tutuplah gelas tersebut kemudian diaduk rata. Setelah didiamkan 4-5 menit, kopi siap dihidangkan.

Kopi Toraja
Kopi Toraja berasal dari dataran tinggi Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi ini terkenal dengan kelezatan, cita rasa yang luar biasa unik. Ada dua jenis Kopi Toraja yaitu Kopi
Toraja Robusta dan Kopi Toraja Arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki kandungan asam yang cukup rendah, perbedaan kedua jenis ini terdapat pada kandungan kafein yang terkandung pada masing-masing jenis kopi ini. Kopi Toraja memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis kopi lainnya dipasaran. Kopi ini memiliki rasa yang unik dan khas, ada unsur rasa tanah pada kopi ini. Sensasi rasa pahit langsung hilang sesaat ketika diminum pertama kali, sehingga tidak meninggalkan rasa pahit. Untuk menikmati sensasi kopi ini, saran penyajian dengan menggunakan kopi tubruk.

Kopi Lanang
Kopi Lanang berasal dari Bayuwangi, Jawa Timur, dapat tumbuh di suhu 20o-30oC pada ketinggian 1800 mdpl. Dinamakan Kopi Lanang karena bentuk biji kopi yang tunggal, bulat dan
tidak berbelah seperti biji kopi umumnnya. Kopi Lanang bisa dihasilkan dari jenis Kopi Robusta dan Kopi Arabika. Untuk aroma dan rasa kopi ini, lebih kuat dibandingkan kopi biasa karena mengandung banyak senyawa Tribulus Terrestris yang merupakan suplemen herbal populer yang mampu
meningkatkan kadar testosteron, gairah seks dan dehydroepiandrosterone (DHEA). Dengan kandungan seperti diatas, kopi ini dipercaya mampu meningkatkan vitalitas pria dan kandungan kafein 2.1%, nilai jual kopi ini lebih tnggi daripada kopi pada umumnya.

Kopi Kintamani
Kopi Kintamani berasal dari Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Merupakan salah satu dari tiga kopi Indonesia yang telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis Unik, dikenal dengan nama Indikasi Geografis. Kintamani berada didataran tinggu yang sejuk sehingga kopi dapat tumbuh sumbur diwilayah ini. Kopi jenis ini ditanam dengan tumpang sari bersama dengan tanaman lain, seperti jeruk dan sayuran. Untuk rasa, Kopi Kintamani memiliki rasa unik yaitu rasa buah-buahan yang asam dan segar, karena pengaruh dari sistem tumpang sari tadi. Selain rasa buah, kopi ini memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat dan diproses melalui proses basah atau wet processed.

Baca juga : Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Kopi Aceh Gayo
Kopi Aceh Gayo berasal dari Serambi Mekah, Aceh. Mayoritas masyarakat Gayo bertani kopi. Varietas Arabica mendominasi jenis kopi ini sehingga produksi Kopi Arabica dihasilkannya
merupakan yang terbesar di Asia.
Kopi Aceh Gayo memiliki ras khas, yaitu rasa pahit yang tidak tertinggal dilidah, bahkan rasa pahit nyaris tidak terasa pada kopi ini. Kopi yang harum, gurih, tanpa rasa pahit melebihi
cita rasa kopi Blue Mountain yang berasal dari Jamaika.
Satu hal yang menarik dari kopi ini adalah penanaman kopi ditanam secara organik.

Kopi Wamena
Kopi Wamena berasal dari Papua, wilayah Timur Indonesia. Tumbuh pada ketinggal 1.500 mdpl dengan suhu 20oC, menjadikannya kopi dengan cita rasa ringan dengan kandungan
keharuman yang tajam. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman yang rencah, karena letak geografis dan struktur tanah yang mendukung untuk pertumbuhan kopi ini. Kualitas tinggi kopi ini didukung oleh para petani yang menanam kopi ini secara organic, tidak menggunakan bahan kimia yang tentu saja bisa mempengaruhi kopi yang dihasilkan. Untuk kamu penikmat kopi, tekstur ringan, minim ampas, harum dan tidak asam inilah pilihan yang tepat.

Kopi Flores Bajawa
Kopi Flores Bajawa berasal dari dataran Flores yang bergelombang, banyak gunung berapi aktif dan tidak aktif. Abu dari gunung berapi inilah menciptakan tanah Andosols yang subur dan ideal untuk pertumbuhan kopi organik. Tumbuh pada ketinggian 1.200 – 1.800 mdpl di lereng bukit dan ditanam dibawah naungan pepohonan, proses basah dipermukaan datar pertanian.Kopi Flores memiliki rasa yang cukup abadi dibanding dengan kopi lainnya. Aroma yang cukup bertahan lama, sehingga kopi ini banyak diincar oleh penikmat kopi ditanah air. Kopi Flores Bajawa diproduksi oleh kelompok tani di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur secara organik yang ditanam dan diolah oleh perkebunan rakyat setempat.

Kopi Jawa
Dari segi nama, kopi ini berasal dari Tanah Jawa. Kopi ini memiliki cita rasa sendiri. Aroma rempah terasa secara alami menjadikan kopi jenis ini dapat dinikmati karena karakteristik yang berbeda dari jenis kopi lain. Walau Kopi Jawa tidak sekuat jenis kopi yang telah dijelaskan diatas, kopi ini mampu mimikat pecinta kopi dengan kelasnya tersendiri. Kopi Jawa melalui proses giling basah sehingga cita rasa yang terlalu kuat. Meskipun tidak setenar kopi asal Sulawesi dan Sumatera, tidak semua kopi di Indonesia mampu menghasilkan kopi beraroma rempah ini. Kopi yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan. Biji Kopi Jawa yang tua disebut old-brown bentuknya besar, dan rendah kadar asam.