Jenis Kopi Arabika Terbaik

Jenis Kopi Arabika Terbaik – Di dunia ini terdapat banyak sekali jenis kopi yang bisa kamu coba. Salah satu jenis kopi yang terkenal adalah kopi arabika. Kopi arabika Indonesia termasuk populer di dunia karena rasanya yang otentik. Terlebih lagi wilayah Indonesia cukup luas sehingga tiap kebun punya karakter rasa tersendiri.

Jenis Kopi Arabika Terbaik

Arabika Sumatera

Kopi arabika Sumatera merupakan varian Indonesia yang paling terkenal di luar negeri khususnya dari Mandailing dan Gayo. Hal ini erat kaitannya dengan popularitas karena kopi ini yang paling sering dibahas. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Masyarakat Amerika dikenal sangat menyukai jenis kopi ini. “Pleasant Earthines, Herb and Spice, chocolate and bold body,” ujar Michael saat menerangkan soal karakteristik kopi arabika dari pulau ini. Kopi Mandailing diburu pecinta kopi karena tingkat keasamannya rendah dan kekentalannya yang tinggi. Sedangkan kopi Aceh Gayo memiliki tingkat keasaman rendah dengan aroma rempah yang kuat.

 

Arabika Toraja

Kopi dengan nama Celebes Kalosi ini paling banyak diekspor ke Jepang. Keunikannya adalah adanya aroma tanah, kecut, sedikit manis buah dan after taste-nya yang pahit namun tipis. Kopi arabika Toraja masih diproses dengan metode yang cukup tradisional. Hal inilah yang menjadikan rasanya begitu kaya dan menjadi salah satu varian istimewa dari Indonesia.

 

Arabika Jawa Barat

Kopi arabika dari Jawa Barat sudah mendunia bahkan sejak zaman sebelum kemerdekaan Indonesia. Kopi ini pernah mendapat predikat sebagai yang terbaik di dunia pada Specialty Coffee Association of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat tahun 2016. Tak heran jika harganya relatif tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya. Harga kopi hijau dari Bandung bahkan setera dengan kopi Ethiopia yang merupakan negara penghasil kopi terbaik di dunia.

Baca Juga : Ketahui Manfaat Sehat Minum Kopi

 

Arabika Bali

Meskipun wilayahnya kecil, Pulau Bali menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia. Keunikannya dibandingkan kopi lokal lainnya adalah bebas dari rasa rempah yang kuat. Kopi arabika Bali Kintamani misalnya memiliki rasa asam segar di mulut dengan after taste pahit. Selain itu, rasanya juga manis sehingga cocok bagi yang tidak terlalu menyukai rasa pahit di lidah.

 

Arabika Flores

Wilayah timur Indonesia yang panas ini juga menjadi penghasil kopi Indonesia berkualitas baik. Tingkat kekentalannya yang sedang menjadi salah satu ciri khasnya. Selain itu, Michael menyebutkan jika kopi arabika Flores memiliki tambahan rasa buah-buahan cherry. Kenikmatannya juga diperkaya dengan citarasa karamel dan buah apel.

 

Kopi Kona

Kopi Kona

Kopi KonaKopi Kona – Kopi Kona yaitu type kopi yang ditanam di lokasi Kona, Big Island, Hawaii. Kopi ini dilindungi oleh hukum untuk meyakinkan cuma kopi yang ditanam di daerah spesifik bisa di jual sebagai ” kopi Kona, ” serta kopi ini yaitu type kopi gourmet yang begitu mahal serta bernilai begitu tinggi di pasar internasional. Kopi ini di kenal lantaran mempunyai kwalitas tinggi yang berkelanjutan. Ada ingindalian kwalitas yang ketat yang diberlakukan di Hawaii dapat meyakinkan kalau cuma kopi paling baik yang di jual dibawah label “Kona”.

Kopi ini ditanam di lereng Mauna Loa serta Mount Hualali, Big Island. Tanaman ini dikelola dengan cara intensif, dengan adanya banyak perkebunan yang memanen biji kopi memakai tangan di sebagian siklus panen untuk memperoleh buah waktu ada di tingkat kematangan maksimal. Petani bisa pilih untuk mengolah sendiri buah kopi mereka, atau mereka bisa bekerja bersama dengan petani lain di sarana pemrosesan yang semakin besar yang bakal mengatasi sistem pengeringan serta penyangraian biji.

Kopi Kona Type I adalah buah dengan dua biji, serta dibagi jadi sebagian kelas berdasar pada mutunya. Kopi Kona Type II yaitu buah dengan satu biji, di kenal sebagai peaberry. Product ini dapat dibagi jadi sebagian kelas, berdasar pada kwalitas. Kelas yang lebih rendah, Type III, tidak bisa di jual dibawah label Kona.

Lantaran kopi Kona dapat begitu mahal, seringkali terdapat banyak perusahaan yang jual kombinasi Kona. Kombinasi ini di buat dengan persentase kopi Kona yang kecil, serta biji kopi lebih murah ada dalam persentase yang semakin besar. Bahkan juga ada kombinasi yang cuma 10%-nya adalah kopi Kona. Kwalitas kopi kombinasi itu bisa beragam bergantung pada jumlah biji Kona yang serta biji yang lebih murah yang dipakai untuk isi kombinasi.

Kopi sudah tumbuh di Hawaii mulai sejak th. 1830-an. Iklim Kona pas untuk kopi, serta kopi dari daerah ini berkwalitas tinggi dalam histori panjangnya. Sebagian asosiasi berdiri membuat perlindungan kopi Kona, tingkatkan produksi kopi di Hawaii, serta mengatur kwalitas untuk meyakinkan kalau nama Kona selalu dihubungkan dengan kwalitas kopi. Organisasi-organisasi ini sudah membuat beberapa logo yang dapat dipakai oleh customer untuk mengidentifikasi mana kopi Kona yang asli.

Bagaimana beberapa orang mulai tahu mengenai ada varietas Kona Coffee? Pertama-tama bicaralah dengan seseorang pakar kopi. Seperti : type biji kopi yang mana sebagai favoritnya, nyaris tentu anda bakal mendengar satu varietas dijelaskan : Kona.

Biji Kona tumbuh di Hawaii serta dilihat tinggi di semua dunia untuk aroma serta cita rasa mereka. Biji Kona termasuk juga di antara kopi paling mahal di market, serta sangan populer sebagai the best of the best.
Sepanjang kian lebih 175 th., biji kopi Kona sudah dibudidayakan turun temurun di Hawaii yakni di lokasi utara serta selatan Kona, satu daerah yang panjangnya sekitaran 20 mil serta lebar 2 mil.

Baca Juga :

Kopi Catimor

Kopi Caturra

Dibayangi oleh dua pegunungan vulkanik, daerah Kona mempunyai iklim mikro yang unik : pagi yang cerah serta sore berawan yang sediakan naungan alami. Gunung api membuat perlindungan daerah ini dari angin kuat yang bisa mengakibatkan kerusakan tanaman kopi serta berikan abu vulkanis untuk tempat tempat tanaman kopi tumbuh dengan subur.

Pegunungan ini dapat berikan Kona saat-saat dingin serta kering di musim hujan untuk memanen kopi, serta saat-saat hujan di musim panas saat tanaman kopi tengah tumbuh serta buah tengah berkembang.

Umumnya kopi Kona tumbuh besar, tua, serta produktif. Pohon kopi Kona tumbuh mengakar kuat di daerah yang curam, dengan saluran pengairan yang baik datang dari dua lereng gunung vulkanis yang begitu besar.

Di kenal sebagai Kona Typica pada sekarang ini, varietas kopi pertama kalinya dimaksud “Guatemala” saat dikenalkan pada th. 1892 oleh seseorang petani Oahu bernama Hermann Widemann.

Sesudah varietas ini tumbuh sepanjang satu tahun lebih di Big Island – Hawaii, beberapa petani meyakini kalau kopi ini jadi tambah lebih super dari pada varietas Brazil yang terlebih dulu dibawa ke Kona. Sebagai hasil pemeliharaan yang telaten serta usaha keras mereka, Kona Typica selalu di produksi kian lebih 100 th. hingga hari ini.

Kopi Kona berbunga dimuka musim semi. Lantaran dibudidayakan dengan cermat oleh beberapa petani, tanaman-tanaman ini tak berbuah serentak pada saat yang sama serta sebagai ubahnya berkembang didalam satu siklus.

Petani-petani kopi Kona menuai buah dengan tangan. Lantaran cuma buah kopi yang matanglah yang dipetik dari pohon Kona, semasing pohon dapat memperoleh 5 kali kunjungan setiap musim panen. Menuai buah dengan tangan bikin petani kopi Kona cuma memungut buah kopi yang paling masak, membuahkan secangkir kopi yang manis.

Ini adalah satu kelebihan di banding pemanenan dengan pertolongan mesin yang mengakibatkan buah kopi yang belum masak serta tak prima turut dipetik hingga punya pengaruh pada cita rasa kopi. Umumnya tempat kopi Kona sekitaran 4 are, dipunyai serta ditangani oleh keluarga petani. Oleh lantaran ukuran kebun yang kecil, semasing tanaman memperoleh perawatan yang spesial.

Saat petani jalan melingkari kebun kopinya, ia bisa dengan selekasnya memerhatikan kesehatan setiap tanaman serta menjaga dengan sebaik-baiknya. Pohon kopi Kona kerap ditanam bersebelahan tanaman sayur-mayur, buah serta pohon-pohon lain seperti pisang serta alpukat.

Kopi Kona adalah kopi yang kental serta kaya cita rasa dengan ciri-ciriistik rempah-rempah. Digabungkan dengan kwalitas cuplikan tangan serta dibudidayakan kurang dari dua ribu are dengan sendirinya mendorong harga kopi Kona jadi mahal di market.

Lantaran mahalnya, biji kopi Kona kerap digabung dengan kopi type lain sebelumnya di jual di pasar-pasar lokal.
Bila anda beli sekantong biji kopi yang di beri label Kona, anda mesti begitu waspada dalam membaca label. Umumnya kantung diisi 10% atau lebih sedikit kopi Kona serta bekasnya adalah kopi inferior, biji kopi Amerika Selatan.

Bila anda menginginkan rasakan kesenangan kopi Kona yang sebenarnya, yakinkan kantung yang anda beli adalah 100% kopi Kona. Kopi ini mungkin saja akan tidak ada di pasar lokal Anda. Karenanya, coba beli kopi Kona dengan cara on-line dari pedagang ritel Hawaii untuk memperoleh biji kopi Kona murni, segera dari sumbernya.