Kopi Kenangan Target Buka Ratusan Gerai

Kopi Kenangan Target Buka Ratusan Gerai

jeniskopidunia.web.id Jay Z ngopi di Kopi kenangan,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kopi Kenangan Target Buka Ratusan Gerai. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Kopi Kenangan Target Buka Ratusan Gerai. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kopi Kenangan Target Buka Ratusan Gerai

“Kami ingin membangun brand yang legendaris dan kami sangat senang dapat bekerja bersama para investor dan penasihat baru kami yang telah sukses membangun waralaba konsumen global di bidang olahraga, hiburan, makanan dan minuman serta teknologi,” kata CEO sekaligus pendiri Kopi Kenangan Edward Tirtanata dikutip dari Antara, Selasa (24/12).

1. Kopi Kenangan dapat pendanaan seri A
Kopi Kenangan mendapatkan tambahan pendanaan Seri A, antara lain dari Arrive, salah satu anak perusahaan Roc Nation milik Jay-Z, Serena Ventures milik Serena Williams, pebasket Caris LeVert dan pendiri Sweetgreen Jonathan Neman.Kedai kopi yang didirikan Edward, James Prananto, dan Cynthia Chaerunnisa pada 2017 ini mendapatkan pendanaan Seri A pada Juni lalu, terbesar dari Sequoia India senilai US$20 juta. Sequoia juga turut berpartisipasi dalam penggalangan dana terbaru.

2. Sebanyak 200 kedai Kopi Kenangan dibuka dalam 2 tahun
Kopi Kenangan dalam kurun waktu dua tahun memiliki lebih dari 200 kedai yang tersebar di seluruh Indonesia, pertumbuhan pesat dari 2018 yang baru 16 toko. Kopi Kenangan saat ini memiliki 1.800 pegawai dan menjual lebih dari tiga juta gelas kopi per bulan.”Kami terinspirasi oleh keuletan, visi dan kemampuan Kopi Kenangan dalam menjalankan bisnis,” kata Presiden Arrive, Neil Sirni, dalam keterangan yang sama.Kopi Kenangan merupakan salah satu kedai yang memopulerkan minuman kopi susu khas Indonesia yang populer dengan nama “Es Kopi Kenangan Mantan”.

3. Kedai kopi di Indonesia naik tiga kali lipat
Meningkatnya jumlah kedai kopi di Indonesia dalam tiga tahun terakhir membuat bisnis kedai kopi di Indonesia terus berkembang menjadi emerging business. Menurut hasil riset yang dilakukan Toffin Indonesia bekerja sama dengan Majalah MIX MarComm SWA Group, kedai kopi di Indonesia pada Agustus 2019 mencapai lebih dari 2.950 gerai, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan pada 2016 yang hanya sekitar 1000.Dari segi bisnis, peningkatan juga terus terjadi terhadap penjualan produk Ready to Drink (RTD) Coffee. Menurut data Euromonitor, pada 2013, retail sales volume RTD Coffee Indonesia hanya sekitar 50 juta liter. Pada 2018, angka itu meningkat menjadi hampir 120 juta liter.Global Agricultural Information Network mengeluarkan Data Tahunan Konsumsi Kopi Indonesia 2019 yang menunjukkan proyeksi konsumsi domestik pada 2019/2020 mencapai 294 ton atau meningkat sekitar 13,9 persen dibandingkan konsumsi pada 2018/2019 yang mencapai 258.000 ton.Co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Kopi Kenangan, James Prananto mengatakan, ada beberapa kendala yang mempengaruhi perluasan jaringan toko. Salah satunya terkait kebiasaan masyarakat yang masih sering mengonsumsi kopi saset.

“Per hari ini sudah ada 154 toko. Sebetulnya kami ingin bisa masuk 250 toko pada Desember 2019, tapi mungkin belum ya,” ujar James dalam acara Festival Transformasi 2019 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/10).

Baca Juga :Kopi Asli Indonesia Yang Mendunia

1. Konsumsi kopi ritel masih di bawah 10 persen
James mengungkapkan, hanya 7 persen konsumsi masyarakat Indonesia pada kopi ritel ‘grab n go’ seperti produk Kopi Kenangan. Sementara itu, 93 persen sisanya masih mengonsumsi jenis kopi sasetan.Oleh karena itu, dia tengah fokus membuka toko di kota-kota sekunder (second tier). Harapannya, terjadi peningkatan konsumsi di masyarakat.”Jadi masyarakat di second tier bisa mengerti kalau ini (kopi) bukan hanya brand Jakarta saja, tapi kota-kota lainnya juga,” kata dia.

2. Ekspansi bisnis tanpa waralaba
James menambahkan, Kopi Kenangan sampai saat ini mengembangkan bisnisnya lewat kemampuan pendanaan perusahaan. Dia menegaskan, bisnis Kopi Kenangan selama ini bukan waralaba.”Kopi Kenangan ekspansi sendiri. Kami lihat bisnis Kopi Kenangan bukan bisnis yang 2-4 tahun tinggal ambil uang saja. Tapi ingin 20 tahun ke depan masih ada,” ungkapnya.

3. Bawa anak muda mengenang mantan
Kopi kenangan dirintis oleh Edward Tirtanata James Pranoto pada 2017. Kopi Kenangan menjadi salah satu kopi kekinian yang tak mau dilewatkan millennial untuk dikonsumsi.Tak hanya rasa kopi yang tak kalah dari brand luar negeri, nama menu Kopi Kenangan menarik perhatian anak muda, bahkan bikin susah move on. Kopi Kenangan mantan menjadi menu andalan mereka.Pada Juni 2019 lalu Kopi Kenangan mendapatkan suntikan dana senilai USD20 juta atau setara Rp288 miliar dari Sequoia India, perusahaan modal ventura. Melalui pendanaan tersebut, ditargetkan dibangun 1.000 gerai hingga 2021 yang tersebar di seluruh Indonesia, juga untuk melebarkan sayap bisnis Kopi Kenangan ke kawasan Asia Tenggara.

Kopi Kenangan Kembali Raih Pendanaan

Kopi Kenangan Kembali Raih Pendanaan

jeniskopidunia.web.id Awalnya Cook and Run tapi gak tau ternyata Kopi kenangan jadi jalan yang berhasil booming. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kopi Kenangan Kembali Raih Pendanaan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kopi Kenangan Kembali Raih Pendanaan

Perusahaan rintisan ritel kopi berkonsep grab-and-go Kopi Kenangan mengumumkan tambahan pendanaan seri A yang tidak disebutkan angkanya dari sejumlah investor.Investor dalam pendanaan kali ini antara lain Arrive, salah satu perusahaan di bawah Roc Nation—agensi dunia hiburan yang didirikan selebritis AS Jay Z; Serena Ventures; pebasket ternama Caris LeVert; serta CEO dan Pendiri Sweetgreen Jonathan Neman.Sequoia India, yang memimpin pendanaan Series A senilai US$ 20 juta pada Juni lalu, juga berpartisipasi dalam penggalangan pendanaan kali ini.

Pendiri dan Presiden Arrive Neil Sirni mengatakan pendanaan yang dikucurkan tidak terlepas dari rekam jejak Kopi Kenangan dalam 2 tahun terakhir. “Kami terinspirasi oleh keuletan, visi dan kemampuan Kopi Kenangan dalam menjalankan bisnis. Hanya dalam 2 tahun, mereka berhasil meluaskan jaringan mereka ke 18 kota, memiliki 200 gerai dan mempekerjakan 1.800 pegawai,” ujar Sirni.Hanya mengelola 16 toko dan menyajikan beberapa ribu gelas kopi per hari pada tahun lalu, Kopi Kenangan saat ini memiliki lebih dari 200 gerai secara nasional dan menyajikan lebih dari tiga juta gelas kopi per bulan, dengan rata-rata membuka lebih dari satu gerai per hari.

Baca Juga : Cerita Kopi Janji Jiwa

Sejauh ini, perusahaan yang telah mencatatkan keuntungan ini juga menorehkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 20 kali lipat sejak menerima pendanaan seed round yang dipimpin Alpha JWC tahun lalu.CEO dan Pendiri Kopi Kenangan Edward Tirtanata mengungkapkan rencana penambahan jumlah gerai pada waktu mendatang. Adapun, Kopi Kenangan berencana untuk menambah lebih dari 1.000 gerai dalam dua tahun ke depan dan berekspansi ke Asia Tenggara.“Kami ingin membangun brand yang legendaris dan kami sangat senang dapat bekerja bersama para investor dan penasihat baru kami yang telah sukses membangun waralaba konsumen global di bidang olahraga, hiburan, makanan dan minuman, serta teknologi,” ujar pendiri Kopi Kenangan tersebut.

Cobain Cokelat Rasa Antangin Joss

Cobain Cokelat Rasa Antangin Joss

jeniskopidunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai Cobain Cokelat Rasa Antangin Joss.Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Cobain Cokelat Rasa Antangin Joss

Memasuki musim hujan, kedai Kopi Kangen menghadirkan varian baru. Bukan kopi seperti biasa, tetapi minuman cokelat yang dikombinasikan dengan susu putih segar dan Tolak Angin, minuman pereda masuk angin.Ide minuman itu berasal dari dua pendiri Kopi Kangen, William Heuw dan Chris Erlando. Keduanya ingin memberi warna baru pada minuman cokelat yang disajikan di kedai tersebut.Racikan terbaru mereka dinamai Kangen Dimanjah. Peluncuran perdananya digelar pada Minggu, 15 Desember 2019, di kedai yang berada Jalan Pluit Karang Utara No.58, Penjaringan, Jakarta Utara.

Info Terbaru Game Joker123 : Kini daftar agen situs judi slot joker123 online Indonesia dengan deposit minimal hanya 25000 ribu saja dapat anda lakukan melalui link http://www.jokerr123.org/ sehingga anda bisa memainkan semua game slot online, game tembak ikan joker123.

Liputan6.com mencoba mencicipi menu terbaru tersebut. Rasa cokelat sedikit pahit dipadu dengan susu full krim yang cukup kental terasa berbeda saat dikombinasikan dengan rasa mint dari Tolak Angin. Racikan cokelat itu tak ditambahkan gula lain. Rasa manis yang ada berasal dari madu pada Tolak Angin.Sensasi menghangatkan perut yang diklaim oleh peracik terasa berbeda pada saya, yakni rasa sedikit mual sebagai after taste. Tapi, tak semua orang berpendapat senada. Bila penasaran, Anda bisa mencobanya langsung.”Menu ini tanpa gula tambahan untuk menghindari risiko diabetes,” ujar William.Menu minuman cokelat itu menambah deretan menu yang sudah disajikan sebelumnya. Kangen Mantan, misalnya, menjadi salah satu menu favorit di kedai ini. Minuman berbahan dasar teh lavender, air kelapa dan lemon cukup segar di tenggorokan. Rangkaian menu ditawarkan mulai dari Rp18 ribu hingga Rp25 ribu.

Baca Juga : Fakta Kopi Instan

Desain Manjah
Beraga nama unik yang dicantumkan pada menu merupakan salah satu strategi marketing yang dicetuskan William dan Chris. Hal itu mengingat tingginya persaingan bisnis kedai kopi saat ini, khususnya di Jakarta.Tak sampai di situ, William mengatakan akan terus membuat bereksperimen dan menciptakan menu baru yang pasti membuat pengunjung kangen untuk mampir lagi ke Kopi Kangen. “Ya, rencana kita akan terus buat menu baru, seenggaknya setiap enam bulan sekali kita akan ada menu baru,” ujar William.Kedai kopi mereka juta membuat progress yang sangat cepat, belum genap satu tahun, William dan Chrisberhasil mengelola kedai mereka dengan membuka 26 outlet wiralaba yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kalau untuk outlet kita sudah ada di Jakarta, Tangerang, Semarang, Bali, Jambi, dan Surabaya. Sebentar lagi juga kita akan buka di Bekasi, Nganjuk, dan Pontianak,” sambungnya.Bukan hanya sekadar berbisnis, William juga menegaskan kopi yang mereka produksi di kedai adalah kopi robusta yang mereka beli dari petani langsung. “Untuk biji kopi kita ambil dari petani langsung, malah sekarang kita jadi ngasih challenge ke mereka, ‘Pak, bisa gak bulan ini kita pesan 700 kilo,’ dan menurut saya secara nggak langsung itu menghidupi perekonomian mereka juga,” ujar William.