Kopi Khas Jawa Barat yang Harus Kamu Coba

Kopi Khas Jawa Barat yang Harus Kamu Coba

Jeniskopidunia.web.id – Dulu saat masih dijajah Belanda, kopi Jawa Barat merupakan primadona. Kopi menjadi komoditas ekspor terbesar ke Belanda. Bahkan alasan dibangunnya kota Bandung oleh bupati saat itu Wiranatakusumah II adalah karena keberadaan kopi. Namun sayang akibat wabah kerat daun banyak tanaman kopi yang mati dan Jawa Barat adalah wilayah terburuk yang dilanda wabah ini. Walaupun sempat meredup tapi kopi Jawa Barat saat ini mulai menggeliat. Lalu, apa aja jenis kopi yang berasal dari Jawa Barat? Berikut beragam jenis kopi Jawa Barat yang layak kamu coba!

1. Kopi Ciwidey
Kopi pertama yang harus kalian coba adalah kopi Ciwidey, kopi ini memiliki rasa fruity. Kopi ini pernah menjadi kopi termahal di lelang kopi di Amerika Serikat dengan harga Rp2 jutaan per kilogramnya.

2. Kopi Palasari
Kopi ini berasal dari desa Cilengkrang Kab Bandung. Meski belum banyak yang tau tapi banyak yang mengatakan kopi ini memiliki cita rasa yang hampir sama dengan kopi jenis Preanger tapi tidak terlalu asam.

3. Kopi Samarang
Banyak yang mengulas soal kopi ini tapi ini adalah kopi yang diracik dengan akar wangi. Jadi kopi ini jenis kopi rempah. Kopi ini akan kalian dapatkan saat kalian mengunjungi desa wisata Ciburial, Kabupaten Garut.

4. Kopi Gunung Puntang
Namanya mungkin agak asing di telinga kita tapi asal tau saja kalau kopi Gunung Puntang ini pernah menjadi juara dalam Specialty Coffee Association Of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat tahun 2016 lalu.

5. Kopi Cikuray
Gunung Cikuray memang terkenal sebagai tempat pendakian yang seru dan menyenangkan tapi bagaimana kalau gunung ini juga menghasilkan biji kopi yang enggak kalah enak dari kopi yang biasa kalian minum. Yup, ini dia kopi gunung Cikuray. Kopi ini berasal dari gunung Cikuray, Garut. Rasanya ada sensasi asam jeruk dan memiliki tekstur yang kental.

Baca Juga : Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

6. Kopi Gunung Halu
Walaupun masih asing di telinga tapi kualitas kopi dari daerah ini tergolong grade A. Masih jenis Arabika dan seperti kebanyakan kopi Java Preanger lainnya, dia punya ciri khas rasa yang fruity. Kopi ini sudah banyak diekspor ke Maroko.

7. Kopi Malabar
Kopi Malabar atau kopi Pangalengan adalah kopi yang dibawa dari Malabar India oleh Hindia Belanda. Kopi ini sudah sangat terkenal di antara kopi-kopi Java Preanger lainnya.

8. Kopi Papandayan
Kopi yang berasal dari daerah ini adalah kopi biji kuning. Yup biasanya kita mengenal biji kopi itu hitam ataupun hijau tapi kalau kuning bagaimana rasanya ya? Jangan khawatir tidak kalah enak dari yang biasanya malah kopi jenis ini banyak diincar oleh pembeli luar negeri.

Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

Jeniskopidunia.web.id – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik, bahkan produksi tahunan yang mencapai 600 ribu ton mampu menyuplai tujuh persen kebutuhan kopi dunia. Menurut data Kementerian Pertanian RI (Kementan RI), Indonesia merupakan produsen kopi terbesar di dunia, setelah Brasil dan Kolombia. Pemerintah menyatakan setidaknya ada 16 jenis kopi yang diminati pasar internasional. yuk kenali jenis kopi Indonesia yang sukses mendunia :

1. Kopi Arabika Gayo, Sumatera
Kopi asal Aceh ini teksturnya lebih encer alias tak terlalu pekat dengan tingkat keasaman seimbang. Cocok untuk kamu yang bukan penyuka kopi asam.

Masyarakat Aceh punya cara penyajian tardisional yang khas. Bukan diseduh, tapi kopi dan air direbus dalam panci hingga mendidih, lalu dituang ke dalam gelas berisi susu dan gula.

2. Kopi Arabika Kintamani, Bali
Kopi Kintamani menjadi salah satu kopi yang populer di Jepang, Eropa, dan beberapa negara Arab. Tujuan ekspor utama kopi Kintamani memang di tiga negara tersebut. Rasanya unik karena dominasi asam citrus segar dan aroma wangi bunga, dengan tingkat keasaman dan kekentalan sedang.

3. Kopi Arabika Toraja
Beberapa negara yang menjadi tujuan utama ekspor kopi Toraja adalah Jepang dan Amerika, karena karakteristiknya unik, sesuai dengan kebiasaan minum kopi di sana. Kopi Toraja biasanya tidak menyisakan after taste pahit yang bagi sebagian orang terasa mengganggu.

Sensasi pahit yang ditimbulkan bijih kopinya hanya ada di awal dan hilang dalam sekali teguk. Kopi Toraja dan mayoritas kopi lainnya yang tumbuh di Sulawesi cenderung punya rasa earthy, seperti rasa tanah atau hutan dengan kandungan asam rendah.

4. Kopi Arabika Java Ijen Raung
Satu kontainer kopi Java Ijen Raung khas Bondowoso pertama kali diekspor pada 2011, tapi popularitasnya di luar negeri kian meroket. Hingga 2016, Indonesia berhasil mengekspor 43 kontainer atau setara dengan 858,91 ton kopi.

Kopi Java Ijen Raung punya ciri khas unik yakni rasa sedikit pedas dengan aroma bunga hutan. Tingkat asamnya sedang, tapi cenderung ke asam Jawa daripada citrus.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Kopi Bagi Ibu Hamil

5. Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau
Berdasarkan situs disperin.riau.go.id, kopi Liberika dari Kepulauan Meranti telah menyabet sertifikasi Indikator Gegrafis (IG), dan dinyatakan sebagai salah satu hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI. Kopi ini sangat populer di Malaysia dan Singapura sebagai dua negara tujuan ekspor terbesar.

6. Kopi Arabika Flores Bajawa
Kekentalan cukup pekat, tapi tingkat keasamannya rendah. Berbeda dengan kebanyakan kopi di Indonesia, kopi Arabika dari kawasan Bajawa, Flores, Nusa Tenggara Timur, punya rasa dominan cokelat dan vanili dengan after taste yang sedikit nutty. Amerika adalah negara tujuan sebagian besar ekspor kosmoditas kopi Flores Bajawa.

7. Kopi Robusta Temanggung
Aroma cukup unik, yakni aroma tembakau dengan rasa pahit pekat dan mendominasi. Namun itulah yang membuat kopi khas Temanggung, Jawa Tengah, ini sangat autentik dan digemari. Bahkan pasar ekspornya sudah mencapai negara-negara Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jeniskopidunia.web.id – Indonesia adalah salah satu negara penghasil dan pengekspor kopi terbesar di dunia, memiliki iklim yang ideal untuk produksi kopi dan oleh karena itu perkebunan didirikan di daerah lain seperti Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Sampai saat ini, perkebunan kopi di Indonesia mencakup 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika. Untuk mengenal kopi negara Anda sendiri, berikut adalah 8 kopi khas yang hanya ada di Indonesia.

Kopi Luwak
Kopi Luwak merupakan seduhan kopi yang berasal dari biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak atau musang kelapa. Biji kopi Luwak ini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak tadi. Kopi Luwak telah dikenal sejak tahun 1980-an, biji kopi ini adalah termahal didunia dengan harga $ 100 per 450 gram! Kamu mau menikmati kopi ini dengan penyajian tradisional? Penyajian ini dengan menaruh Kopi Luwak ke cangkir, menyeduh dengan air panas (tidak terlalu panas) hingga ketinggan air 2 cm dari permukaan kopi, boleh ditambahkan gula sebagai pemanis. Sisa dari air panas tadi dipanaskan lagi hingga benar-benar panas dan mendidih, tuangkan air panas ini ke gelas tadi hingga ke leher gelas, dan tutuplah gelas tersebut kemudian diaduk rata. Setelah didiamkan 4-5 menit, kopi siap dihidangkan.

Kopi Toraja
Kopi Toraja berasal dari dataran tinggi Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi ini terkenal dengan kelezatan, cita rasa yang luar biasa unik. Ada dua jenis Kopi Toraja yaitu Kopi
Toraja Robusta dan Kopi Toraja Arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki kandungan asam yang cukup rendah, perbedaan kedua jenis ini terdapat pada kandungan kafein yang terkandung pada masing-masing jenis kopi ini. Kopi Toraja memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis kopi lainnya dipasaran. Kopi ini memiliki rasa yang unik dan khas, ada unsur rasa tanah pada kopi ini. Sensasi rasa pahit langsung hilang sesaat ketika diminum pertama kali, sehingga tidak meninggalkan rasa pahit. Untuk menikmati sensasi kopi ini, saran penyajian dengan menggunakan kopi tubruk.

Kopi Lanang
Kopi Lanang berasal dari Bayuwangi, Jawa Timur, dapat tumbuh di suhu 20o-30oC pada ketinggian 1800 mdpl. Dinamakan Kopi Lanang karena bentuk biji kopi yang tunggal, bulat dan
tidak berbelah seperti biji kopi umumnnya. Kopi Lanang bisa dihasilkan dari jenis Kopi Robusta dan Kopi Arabika. Untuk aroma dan rasa kopi ini, lebih kuat dibandingkan kopi biasa karena mengandung banyak senyawa Tribulus Terrestris yang merupakan suplemen herbal populer yang mampu
meningkatkan kadar testosteron, gairah seks dan dehydroepiandrosterone (DHEA). Dengan kandungan seperti diatas, kopi ini dipercaya mampu meningkatkan vitalitas pria dan kandungan kafein 2.1%, nilai jual kopi ini lebih tnggi daripada kopi pada umumnya.

Kopi Kintamani
Kopi Kintamani berasal dari Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Merupakan salah satu dari tiga kopi Indonesia yang telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis Unik, dikenal dengan nama Indikasi Geografis. Kintamani berada didataran tinggu yang sejuk sehingga kopi dapat tumbuh sumbur diwilayah ini. Kopi jenis ini ditanam dengan tumpang sari bersama dengan tanaman lain, seperti jeruk dan sayuran. Untuk rasa, Kopi Kintamani memiliki rasa unik yaitu rasa buah-buahan yang asam dan segar, karena pengaruh dari sistem tumpang sari tadi. Selain rasa buah, kopi ini memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat dan diproses melalui proses basah atau wet processed.

Baca juga : Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Kopi Aceh Gayo
Kopi Aceh Gayo berasal dari Serambi Mekah, Aceh. Mayoritas masyarakat Gayo bertani kopi. Varietas Arabica mendominasi jenis kopi ini sehingga produksi Kopi Arabica dihasilkannya
merupakan yang terbesar di Asia.
Kopi Aceh Gayo memiliki ras khas, yaitu rasa pahit yang tidak tertinggal dilidah, bahkan rasa pahit nyaris tidak terasa pada kopi ini. Kopi yang harum, gurih, tanpa rasa pahit melebihi
cita rasa kopi Blue Mountain yang berasal dari Jamaika.
Satu hal yang menarik dari kopi ini adalah penanaman kopi ditanam secara organik.

Kopi Wamena
Kopi Wamena berasal dari Papua, wilayah Timur Indonesia. Tumbuh pada ketinggal 1.500 mdpl dengan suhu 20oC, menjadikannya kopi dengan cita rasa ringan dengan kandungan
keharuman yang tajam. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman yang rencah, karena letak geografis dan struktur tanah yang mendukung untuk pertumbuhan kopi ini. Kualitas tinggi kopi ini didukung oleh para petani yang menanam kopi ini secara organic, tidak menggunakan bahan kimia yang tentu saja bisa mempengaruhi kopi yang dihasilkan. Untuk kamu penikmat kopi, tekstur ringan, minim ampas, harum dan tidak asam inilah pilihan yang tepat.

Kopi Flores Bajawa
Kopi Flores Bajawa berasal dari dataran Flores yang bergelombang, banyak gunung berapi aktif dan tidak aktif. Abu dari gunung berapi inilah menciptakan tanah Andosols yang subur dan ideal untuk pertumbuhan kopi organik. Tumbuh pada ketinggian 1.200 – 1.800 mdpl di lereng bukit dan ditanam dibawah naungan pepohonan, proses basah dipermukaan datar pertanian.Kopi Flores memiliki rasa yang cukup abadi dibanding dengan kopi lainnya. Aroma yang cukup bertahan lama, sehingga kopi ini banyak diincar oleh penikmat kopi ditanah air. Kopi Flores Bajawa diproduksi oleh kelompok tani di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur secara organik yang ditanam dan diolah oleh perkebunan rakyat setempat.

Kopi Jawa
Dari segi nama, kopi ini berasal dari Tanah Jawa. Kopi ini memiliki cita rasa sendiri. Aroma rempah terasa secara alami menjadikan kopi jenis ini dapat dinikmati karena karakteristik yang berbeda dari jenis kopi lain. Walau Kopi Jawa tidak sekuat jenis kopi yang telah dijelaskan diatas, kopi ini mampu mimikat pecinta kopi dengan kelasnya tersendiri. Kopi Jawa melalui proses giling basah sehingga cita rasa yang terlalu kuat. Meskipun tidak setenar kopi asal Sulawesi dan Sumatera, tidak semua kopi di Indonesia mampu menghasilkan kopi beraroma rempah ini. Kopi yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan. Biji Kopi Jawa yang tua disebut old-brown bentuknya besar, dan rendah kadar asam.

Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Jeniskopidunia.web.id – Kopi adalah jenis minuman yang paling banyak dipilih oleh orang di seluruh dunia selain air. Padahal, jumlah penikmat kopi jauh lebih banyak daripada penikmat teh. Di Indonesia, kopi sering disajikan di rumah-rumah untuk para tamu. Dan, kopi adalah jenis minuman yang harus ada di setiap dapur.

Mengolah sendiri biji kopi pilihan kadang-kadang dianggap bukan sebagai pilihan oleh sebagian ibu rumah tangga mengingat prosesnya yang panjang dan agak merepotkan. Sebagai gantinya, dilirik lah kopi instan atau kopi sachetan seperti kopi Kapal Api

Kopi merk ini sudah sangat terkenal di Indonesia. Dan bahkan, merk Kapal Api dianggap sebagai rajanya kopi sachet di Indonesia karena menguasai hampir 50% dari kopi sachet yang beredar di pasaran.

Ngopi menjadi kebiasaan tersendiri di masyarakat Indonesia karena banyak orang tua kita yang suka ngopi di pagi hari maupun ketika bersantai atau ngobrol dengan tamu.

Cita rasa kopi yang unik hingga aromanya yang khas ternyata tidak hanya bisa membuat kita merasa bahagia melainkan bisa juga membangkitkan energi yang kita butuhkan agar lebih bersemangat dan lebih produktif serta kreatif saat bekerja.

Berbicara soal manfaat minum kopi, tentu sebagian dari kamu sudah pernah membaca atau paling tidak, sudah pernah mendengar bahwa minuman yang satu ini dapat memberikan berbagai manfaatnya bagi kesehatan. Seperti misalnya,

  • Kopi bisa menurunkan resiko diabetes tipe 2
  • Membantu membakar lemak
  • Kaya akan antioksidan yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel dan berbagai penyakit
  • Bisa menurunkan risiko terkena penyakit parkinson
  • Bisa memberikan perasaan bahagia sekaligus mengurangi rasa depresi
  • Menurunkan risiko terkena kanker rahim dan kanker hati
  • Membantu mencegah alzheimer
  • Memberikan kita tambahan semangat dan tenaga
  • Membantu melindungi hati. Menurut penelitian, minum 2 cangkir kopi per hari bisa mengurangi resiko terkena psoriasis (sejenis penyakit hati) hingga 43%
  • Penelitian lain menunjukkan bahwa minum dua cangkir kopi sehari bisa menurunkan risiko stroke hingga 14%
  • Mencegah kerusakan retina mata akibat penuaan dan glaukoma
  • Bisa membantu mengatasi sakit kepala seperti migrain
  • Membantu kita berkonsentrasi lebih baik dan lebih lama serta

Baca juga :

masih banyak manfaat lainnya 7 jenis kopi Kapal Api yang laris di pasaran.

Tapi sebelumnya, saya ingin sedikit berbagi informasi mengenai official store (toko resmi) Kapal Api yang ada di Bukalapak yang saat ini sedang memberikan promo Fastana. Di mana kamu bisa dapat 40 pcs yang terbagi atas: Go Fast vanilla satu renteng, Go fast Coklat 1 Renteng, Fine Choco Amareto 1 renteng, plus Fine Choco Chocomilk 1 renteng. Semua itu bisa kamu dapatkan hanya dengan mengeluarkan uang Rp10.000 saja.

Mumpung sekarang ada promo, buruan klik link yang telah saya berikan di atas agar kamu bisa langsung menuju ke official store Kopi Kapal Api di online shop Bukalapak.

Kembali kita ngomongin soal kopi. Berikut adalah 7 jenis kopi merek Kapal Api yang Laris Manis di pasaran.

1. Kopi bubuk hitam Kapal Api Tanpa Gula. Saya sendiri di rumah selalu menyediakan kopi jenis ini untuk stok ketika ada tamu

2. Kopi Kapal Api Special Mix. Merupakan pilihan lain yang terbuat dari biji kopi pilihan dan diolah dengan mesin modern serta dicampur dengan gula murni. Jadi bagi kamu yang tidak ingin direpotkan dengan proses menambahkan gula. Special Mix bisa jadi pilihan.

3. Kapal Api Susu. Bagi mereka yang pengen ngopi tapi sering merasa kembung atau mual setelah ngopi. Jenis Kapal Api Susu bisa jadi opsi tepat karena kopi jenis ini di samping rasanya enak
juga tidak bikin kembung.

4. Kapal api Special Mix Less Sugar
5. Kapal Api Mocha
6. Kapal Api Grande White Coffee with Choco Topping
7. Kapal Api Gula Rasa Mantap

Itulah jenis kopi Kapal Api yang laris manis di pasar. Tapi tentu saja, disamping beberapa pilihan kopi sachet di atas, masih ada sejumlah produk lain yang bisa kamu beli langsung di official store mereka yang ada di Bukalapak seperti: Good Day, Relaxa, Excelso, permen penghangat tenggorokan Gingerbon, Oatbits, Ceremix, Bontea, hingga Sunkist.

Cara Meracik Kopi dengan Vacuum

Cara Meracik Kopi dengan Vacuum

jeniskopidunia.web.id – Cara Meracik Kopi dengan Vacuum, Tidak dapat di pungkiri bagi penikmat kopi. Minuman ini sudah menjadi kewajiban untuk menemani pagi hari penikmatnya.

Bahkan cara barista membuat kopi juga tidak jarang para penikmat kopi juga mempelajari ini. tujuannya untuk mendapatkan kopi yang fresh dan kesenangan tersendiri saat membuatnya sendiri.

Menggunakan vacuum dalam menghasilkan kopi memang kelihatannya sulit, walaupun sebenarnya memang sulit (hehehe). Metode ini disebut syphon method. Selain memang sulit menggunakannya Coffindo Lovers juga butuh kesabaran dalam menghasilkan kopi tanpa ampas namun memiliki rasa kopi yang nikmat.

Baca juga: Cara Meracik Kopi dengan French Press

Berikut cara meracik kopi dengan teknik Vacuum

Cara pembuatan :

  • Tempatkan bubuk kopi pada tabung bagian atas dan air pada bagian bawah
  • Air di bagian bawah yang telah di didihkan akan menguap dan masuk ke dalam tabung atas yang berisi kopi melalui selang penghubung antara tabung atas dan tabung bawah
  • selanjutnya setelah semua air berada di tabung atas, hentikan mendidihkan air dan tunggu air menjadi dingin
  • selanjutnya agan hanya menunggu air yang berada di tabung atas kembali ke tabung bagian bawah.