Bahaya Kopi Untuk Ibu Hamil

Bahaya Kopi Untuk Ibu Hamil

Jeniskopidunia.web.id – Meminum kopi di pagi hari, terasa seperti kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kebanyakan orang di Indonesia. Rasa kopi yang pahit tapi enak membuat minuman yang mengandung kafein sangat cocok untuk memulai hari. Meski begitu, kopi tidak hanya membawa beragam manfaat sehat. Hitam ini juga bisa mengundang bahaya, terutama bagi wanita hamil.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kopi memiliki beberapa kandungan yang berpotensi menganggu kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Adapun beberapa bahaya yang sangat mungkin dialami ibu hamil yang minum kopi, yaitu:

Kesehatan plasenta terancam
Dilansir dari American Pregnancy, kandungan kafein dalam kopi dapat melintas menuju plasenta. Dengan demikian, zat itu dapat tersalurkan ke tubuh janin yang ada di dalam perut ibu hamil. Bukannya bermanfaat, keadaan tersebut justru dapat mengancam keselamatan janin karena dirinya masih belum mampu memetabolisme kafein yang masuk ke dalam tubuhnya.

Menghambat penyerapan zat besi
Minuman berkafein memiliki senyawa yang disebut fenol yang membuat tubuh Anda lebih sulit menyerap zat besi. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan ibu hamil sebagai pengantar oksigen di dalam tubuh, membantu membentuk plasenta, mengurangi risiko anemia, dan memperkecil risiko perdarahan saat persalinan.

Baca juga : Manfaat Kopi Bagi Wanita

Bikin anak obesitas kelak
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal BMJ Open menemukan fakta menarik. Asupan kafein yang berlebihan selama kehamilan berkaitan dengan pertumbuhan yang berlebihan selama tahun pertama kehidupan bayi. Tak hanya itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kafein pada ibu hamil meningkatkan risiko anak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Hal ini terjadi beberapa tahun kemudian, khususnya saat menginjak usia 8 tahun. Secara medis, kelebihan berat badan atau obesitas pada anak terjadi karena kafein memengaruhi perkembangan sumbu hipotalamus-hipofisis di otak, yang mengatur hormon pertumbuhan dan perkembangan. Akibatnya, pertumbuhan janin akan menurun di rahim namun terjadi peningkatan setelah lahir.

Menyebabkan cacat lahir
American Pregnancy menyatakan, sejumlah penelitian pada hewan telah mendapatkan hasil bahwa kafein berpotensi menyebabkan cacat lahir, kelahiran prematur, berkurangnya kesuburan, dan gangguan reproduksi lainnya.

Keguguran
Pada tahun 2008, dua studi tentang efek kafein terkait keguguran menunjukkan hasil yang berbeda secara signifikan. Penelitian oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology membeberkan bahwa wanita yang mengonsumsi 200 miligram atau lebih kafein setiap hari memiliki kemungkinan dua kali lebih tinggi untuk mengalami keguguran dibandingkan mereka yang tidak konsumsi kafein.

Related posts