Rekomendasi Coffee Shop Dari Kediri

Rekomendasi Coffee Shop Dari Kediri

Jeniskopidunia.web.id – Dari masa ke masa, kopi selalu memiliki banyak penggemar. Hingga saat ini pun, kopi masih menjadi minuman favorit banyak orang. Buktinya belakangan ini mulai bermunculan coffee shop dimana-mana. Tidak hanya di kota-kota besar, Kediri juga memiliki banyak coffee shop yang tentunya tidak kalah kece! Eits, tapi tenang, buat kalian yang bukan pecinta kopi, tempat ngopi di Kediri berikut juga ada banyak menu non-kopi yang wajib dicoba! Yuk langsung saja kita bahas dibawah ini mengenai rekomendasi coffee shop di Kediri yang harus kalian datangi :

1. Okui! Es Kopi dan Temannya
Ini nih yang wajib banget dicoba. Kalau kalian mampir ke Kediri, pastikan mampir ke Okui di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa No. 32, Kediri. Buat kalian yang berada di luar Kediri, Okui juga memiliki cabang di Madiun, dan akan segera buka di Surabaya. Info lengkapnya bisa cek langsung di Instagram Okui, @okuikopi.

2. Antasena Kopi
Coffee shop satu ini lokasinya strategis banget lho, kalian hanya perlu sedikit berjalan kaki dari Kediri Mall atau Golden Swalayan.Tepatnya di Jalan Patiunus No. 10, Kediri. Antasena Kopi buka setiap hari, mulai pukul 9 pagi hingga 12 malam. Jadi tunggu apalagi, ajak teman dan sahabatmu ke sini yuk!

3. PehKopi
Terletak di daerah Tepus, PehKopi merupakan sebuah coffee shop yang menyediakan manual brew coffee. Manual brew adalah cara untuk menyeduh kopi tanpa mesin espresso. Dengan ini, penikmat kopi bisa menjelajahi pengetahuan lebih dalam di dunia perkopian. Kalau penasaran, silahkan langsung coba di PehKopi, Jalan Soekarno Hatta No. 65, Kediri.

Baca Juga : Variasi Jenis Kopi dari Berbagai Negara di Eropa

4. Kaelo Kopi
Masih mengenai kopi, di dekat Simpang Lima Gumul juga ada coffee shop yang kekinian! Hanya dibutuhkan sekitar 5 menit berkendara dari Simpang Lima Gumul untuk menuju Kaelo Kopi di Jalan Kahuripan, Doko, Kediri. Kaelo Kopi buka setiap hari, dari pukul 9 pagi hingga 11 malam. Nah, teman-teman, ayo ndang tumbas!

5. Kopi BOSSku
Sesuai namanya, di sini semua orang bisa menjadi boss. Tidak hanya berbagai minuman, Kopi Bossku juga menyediakan menu cemilan untuk kalian yang ingin datang dan menjadi boss di sini. Untuk Bossku yang masih penasaran mengenai coffee shop ini, bisa langsung datang ke Jalan Brawijaya No. 10, Kediri atau stalking dulu Instagram KopiBossku di @kopi.bossku.

Variasi Jenis Kopi dari Berbagai Negara di Eropa

Variasi Jenis Kopi dari Berbagai Negara di Eropa

Jeniskopidunia.web.id – Ada berapa banyak variasi kopi dari daratan Eropa yang kamu ketahui? Jika jawabannya hanya espresso atau cappucino maka kamu wajib membaca daftar di bawah ini. Ada beragam variasi kopi di benua eropa yang satu ini, dari yang pahit, manis hingga creamy. Beberapa variasi kopi bahkan populer hingga ke benua lainnya.

Kepopuleran kopi di Eropa memang sudah berlangsung dari berabad-abad yang lalu. Buktinya Belanda sampai menjajah Indonesia dan menetapkan tanaman paksa untuk mencukupi kebutuhan kopi bagi negara mereka dan daerah-daerah sekitarnya. Berikut dibawah ini akan kami bahas mengenai jenis kopi dari berbagai negara di Eropa yang perlu kamu ketahui :

1. Affogato, Italia
Pernah merasakan perpaduan kopi dan es krim? Jika belum maka affogato patut untuk kamu coba. Pada dasarnya Affogato adalah es krim atau gelato dengan rasa vanila yang disiram dengan hot espresso. Affogato ini sangat pas dinikmati saat cuaca panas. Beberapa orang terkadang menambahkan kelapa parut, buah berry dan es krim dengan rasa berbeda di atasnya.

2. Türk Kahvesi, Turki
Kopi Turki ini dibuat dengan menggunakan biji kopi yang benar-benar dihaluskan, jadi kamu tidak perlu menggunakan filter lagi. Tapi jangan takut karena kopi yang satu ini tidak akan menghasilkan ampas. Kopi ini disajikan dengan cara memasukkan kopi ke dalam air mendidih yang sudah bercampur dengan gula. Kopi dimasak hingga mendidih lalu dituang ke gelas porselen kecil yang dikenal dengan nama finahı kahve.

3. Café au Lait, Prancis
Café au lait adalah kopi yang disajikan dengan susu, perbandingannya 1 banding 1. Karena itu tak heran jika kopi ini terasa lebih krimi dibanding kopi susu lainnya. Kopi ini akan mengingatkan kamu dengan caffè latte dari Italia.

Hal yang membedakan Café au lait dengan caffè latte di Italia adalah cara penyajiannya. Jika caffè latte di sajikan di gelas, maka Café au lait umumnya disajikan di cangkir. Kopi ini juga biasa dikonsumsi saat sarapan bersama croissant.

4. Koffie Verkeerd, Belanda
Hampir sama dengan kopi Prancis, koffie verkeerd disajikan dengan susu yang perbandingannya 1 dibanding 1 bahkan terkadang kopi yang digunakan kurang dari setengah bagian.

Perbedaan lainnya adalah kopi Belanda Ini menggunakan Espresso untuk campuran susunya. Susunya pun tidak dikocok. Jadi terlihat perbedaan lapisan antara kopi dan susu ketika disajikan.

5. Irish Coffee, Irlandia
Irish Coffee merupakan perpaduan dari kopi, whisky, gula dan krim. Kopi ini awalnya ditemukan pada perang dunia ke-2. Brendan O’Regan, manager catering di resto bandara Irlandia sengaja meminta chef untuk menambahkan whisky ke dalam campuran kopi yang berfungsi untuk menghangatkan para penumpang yang menggigil kedinginan.

Saat itu kopi ini belum menggunakan cream. Penambahan heavy cream baru dilakukan oleh Jack Koeppler yang ingin menciptakan ulang Irish Coffee ini.

6. Einspänner Coffee, Austria
Kopi ini terbuat dari double shot espresso ditambah dengan whipped cream. Kamu penyuka minuman yang creamy maka kopi ini bisa dijadikan pilihan. Penggunaan whipped creamnya pun tidak tanggung-tanggung. Jadi bagi kamu yang tidak begitu menyukai rasa pahit espresso tetap dapat menikmati kopi ini. Karena krim di atasnya dapat mengimbangi rasa pahit dari Espresso tadi. Terkadang Einspänner Coffee juga disajikan dengan taburan bubuk cokelat.

7. Frappe, Yunani
Frappe adalah minuman es kopi yang dibuat pertama kali pada September 1957 oleh Dimitrios Vakondios di sebuah pameran internasional Thessaloniki. Dimitrios yang menjadi perwakilan Nestle saat itu tidak menemukan air panas untuk menyeduh kopi.

Saat dia melihat minuman coklat yang di cocok dengan shaker, Dimitrios mendapat ide yang sama untuk minuman kopinya. Maka dia mencampur kopi instan dengan sedikit air dingin lalu mengaduknya di sebuah shaker hingga terciptalah minuman frappe.

8. Swedish Egg Coffee, Swedia
Ada yang berpendapat bahwa kopi telur ala Swedia ini telah dibuat sejak abad ke-18. Kopi ini menjadi tradisi untuk pertemuan gereja Lutheran antara Skandinavia-Amerika di Midwest. Jadi jangan heran jika kopi ini juga disebut dengan church basement coffee. Pembuatannya cukup mudah, kamu tinggal mencampur telur, kopi dan sedikit air.

Telur yang digunakan di sini merupakan telur utuh termasuk juga cangkang telur. Setelah telur dan kopi tercampur rata kamu tinggal menuangkannya ke dalam air mendidih lalu memasak kopi itu beberapa saat. Setelah api dimatikan kamu tinggal menambahkan air dingin lalu mendiamkannya. Saring kopi ke sebuah wadah lalu kopi siap untuk disajikan.

Baca Juga : Coffee Shop Ngehits di Kota Sukabumi

9. Café Bombón, Spanyol
Kopi yang satu ini berasal dari Alicante, Spanyol dan menyebar hingga ke seluruh Semenanjung Iberia. Pembuatan nya cukup mudah, kamu tinggal menuangkan susu kental manis di sebuah gelas kecil lalu tuangkan Espresso hangat.

Kamu bisa menambahkan foam susu atau whipped cream di atasnya. Kopi ini tidak hanya nikmat tapi lapisan-lapisan layer yang diciptakannya instagramable banget.

10. Pharisäer Kaffee, Jerman
Pharisäer Kaffee adalah perpaduan antara kopi pekat, gula, rum coklat dan whipped cream. Biasanya minuman ini diminum tanpa mengaduk whipped cream dengan kopi yang ada di bawahnya. Ada cerita unik tentang awal mula pembuatan kopi Jerman ini.

PeterGeorgJohannsen, orang Faris yang tinggal di Nordfriesland mengadakan acara pembaptisan anak ketujuhnya. Acara itu juga dihadiri oleh seorang pastur. Dia meminta pelayannya untuk menyiapkan kopi yang dicampur rum untuk para tamu kecuali sang pastur. Untuk menutupi aroma rum yang khas, kopi ini sengaja ditutupi dengan whippedcream, maka terciptalahPharisäerKaffee.

11. Kaffeost, Finlandia
Pernah membayangkan kopi yang dicampur dengan keju? Jika belum, kamu bisa mencoba kopi ala Finlandia ini. Keju keju yang berbentuk kubus dimasukkan ke dalam kopi panas. Keju yang digunakan adalah Juustoleipä yang berarti roti keju.

Keju ini memiliki tekstur yang kering dan ringan hingga ketika dimasukkan ke dalam secangkir kopi, keju ini seperti spons tapi tidak mudah hancur. Idealnya keju ini terbuat dari susu, tapi kini ada juga yang terbuat dari susu sapi atau kambing.

12. Mazagran, Portugal
Kesegaran buah lemon tidak hanya dapat dinikmati dengan secangkir teh tapi kamu juga bisa menikmatinya dengan segelas kopi. Perpaduan lemon dan kopi ini sangat pas dinikmati saat cuaca panas. Cara pembuatannya pun cukup mudah kamu tinggal mencampurkan gula, espresso, dan perasan lemon. Terkadang mazagran juga dinikmati dengan tambahan mint dan rum.

Coffee Shop Ngehits di Kota Sukabumi

Coffee Shop Ngehits di Kota Sukabumi

Jeniskopidunia.web.id – Kedai kopi saat ini sudah menjadi tempat hangout kekinian yang pas bagi penggemar kopi untuk menikmati kopi. Tempat ini umumnya buka pada malam hari, dimana menyajikan berbagai hidangan malam berupa makanan ringan dan aneka ragam kopi yang menarik.

Salah satu daerah yang mulai bermunculan kedai kopi adalah Kota Sukabumi, yang menjadi tempat pusat perekonomian Jawa Barat bagian selatan, selain Bandung dan Bogor. Pastinya bagi penggemar kopi di Sukabumi, berikut akan kami berikan beberapa informasi mengenai coffe shop di sukabumi yang tidak boleh kalian lewatkan :

1. Seecul Coffee Bar
Seecul Coffee Bar sudah memiliki tiga cabang di Sukabumi yakni berada di Jl. Symsudin SH No.1, Jl. Perintis Kemerdekaan No.20, dan Jl.Cemerlang yang tergabung dengan Cafe van Mila. Kedai kopi ini sudah buka sejak pukul 9.00 hingga 22.00 WIB dengan berbagai sajian kopi yang menarik.

Kedai kopi ini tidak terlalu besar tapi memiliki konsep industrialis yang sangat nyaman dan menarik serta cocok untuk nongkrong bareng teman.

2. Bara Brewery
Bara Brewery bertempat di Jl.Bhayangkara yang masuk dalam wilayah Kecamatan Gunung Puyuh. Kedai ini menghadirkan aneka macam kopi yang enak dan sesuai dengan pilihan kalian. Di samping itu juga terdapat makanan ringan yang cocok untuk menemani nongkrong di malam hari.

Coffee shop ini hanya buka pada malam hari sejak pukul 17.00 sampai 23.00 WIB.

3. Les Trois
Les Trois termasuk kedai kopi yang juga berlokasi di Jl.Siliwangi No.80, Cikole yang tidak jauh dari pusat kota. Coffee shop ini memiliki suasana menarik dengan berbagai macam makanan dan minuman western.

Kedai kopi yang sudah dibuka sejak tahun 2014 ini memiliki konsep industri dengan suasana nyaman dan cozy pas buat nongkrong. Les Trois buka dari siang hari pada pukul 11.00 dan tutup pada pukul 23.00 WIB.

4. Dago House Food and Coffee Bar
Dago House Food and Coffee Bar merupakan salah satu coffee shop kekinian di Sukabumi yang menghadirkan suasana cozy dan modern yang identik dengan anak muda masa kini. Selain itu interiornya bertema retro dan industri dengan berbagai ornamen yang menambah ramai suasana kafe.

Sementara untuk kopi yang disajikan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia serta hadir dengan berbagai makanan barat yang enak. Kedai kopi ini buka pada pukul 10.00 WIB dan tutup pada pukul 23.00 WIB.

Baca Juga : Kopi Khas Jawa Barat yang Harus Kamu Coba

5. Tji Colle Eatery & Coffee Shop
Selanjutnya terdapat Tji Colle Eatery & Coffee Shop yang berlokasi di Jl.Surya Kencana No.32, Cikole. Konsep yang dihadirkan dalam kafe ini berupa gaya modern yang cocok segala usia, gak cuma anak muda saja.

Kedai ini menyajikan aneka ragam makanan western dan kopi yang nikmat ditambah dengan suasana yang nyaman bakal membuat kamu betah lama-lama di sini. Jam buka tempat ini antara 14.00 sampai 23.00 WIB.

6. Ground 68 Coffee Shop
Ground 68 Coffee Shop menjadi salah satu coffee shop modern yang ada di Sukabumi, tepatnya berada di Jl.Siliwangi No.68 yang menjadi satu kompleks dengan Hotel Hosrison. Desain interior kedai ini sangat menarik dengan suasana semi-outdoor dan modern yang sangat padu.

Selain itu, terdapat berbagai macam sajian menu menarik yang ditawarkan oleh kedai ini baik makanan western, fushion, serta lokal dan tentunya kopi beragam jenis yang sangat nikmat. Untuk jam bukanya mulai dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB.

Kopi Khas Jawa Barat yang Harus Kamu Coba

Kopi Khas Jawa Barat yang Harus Kamu Coba

Jeniskopidunia.web.id – Dulu saat masih dijajah Belanda, kopi Jawa Barat merupakan primadona. Kopi menjadi komoditas ekspor terbesar ke Belanda. Bahkan alasan dibangunnya kota Bandung oleh bupati saat itu Wiranatakusumah II adalah karena keberadaan kopi. Namun sayang akibat wabah kerat daun banyak tanaman kopi yang mati dan Jawa Barat adalah wilayah terburuk yang dilanda wabah ini. Walaupun sempat meredup tapi kopi Jawa Barat saat ini mulai menggeliat. Lalu, apa aja jenis kopi yang berasal dari Jawa Barat? Berikut beragam jenis kopi Jawa Barat yang layak kamu coba!

1. Kopi Ciwidey
Kopi pertama yang harus kalian coba adalah kopi Ciwidey, kopi ini memiliki rasa fruity. Kopi ini pernah menjadi kopi termahal di lelang kopi di Amerika Serikat dengan harga Rp2 jutaan per kilogramnya.

2. Kopi Palasari
Kopi ini berasal dari desa Cilengkrang Kab Bandung. Meski belum banyak yang tau tapi banyak yang mengatakan kopi ini memiliki cita rasa yang hampir sama dengan kopi jenis Preanger tapi tidak terlalu asam.

3. Kopi Samarang
Banyak yang mengulas soal kopi ini tapi ini adalah kopi yang diracik dengan akar wangi. Jadi kopi ini jenis kopi rempah. Kopi ini akan kalian dapatkan saat kalian mengunjungi desa wisata Ciburial, Kabupaten Garut.

4. Kopi Gunung Puntang
Namanya mungkin agak asing di telinga kita tapi asal tau saja kalau kopi Gunung Puntang ini pernah menjadi juara dalam Specialty Coffee Association Of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat tahun 2016 lalu.

5. Kopi Cikuray
Gunung Cikuray memang terkenal sebagai tempat pendakian yang seru dan menyenangkan tapi bagaimana kalau gunung ini juga menghasilkan biji kopi yang enggak kalah enak dari kopi yang biasa kalian minum. Yup, ini dia kopi gunung Cikuray. Kopi ini berasal dari gunung Cikuray, Garut. Rasanya ada sensasi asam jeruk dan memiliki tekstur yang kental.

Baca Juga : Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

6. Kopi Gunung Halu
Walaupun masih asing di telinga tapi kualitas kopi dari daerah ini tergolong grade A. Masih jenis Arabika dan seperti kebanyakan kopi Java Preanger lainnya, dia punya ciri khas rasa yang fruity. Kopi ini sudah banyak diekspor ke Maroko.

7. Kopi Malabar
Kopi Malabar atau kopi Pangalengan adalah kopi yang dibawa dari Malabar India oleh Hindia Belanda. Kopi ini sudah sangat terkenal di antara kopi-kopi Java Preanger lainnya.

8. Kopi Papandayan
Kopi yang berasal dari daerah ini adalah kopi biji kuning. Yup biasanya kita mengenal biji kopi itu hitam ataupun hijau tapi kalau kuning bagaimana rasanya ya? Jangan khawatir tidak kalah enak dari yang biasanya malah kopi jenis ini banyak diincar oleh pembeli luar negeri.

Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

Jenis Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

Jeniskopidunia.web.id – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik, bahkan produksi tahunan yang mencapai 600 ribu ton mampu menyuplai tujuh persen kebutuhan kopi dunia. Menurut data Kementerian Pertanian RI (Kementan RI), Indonesia merupakan produsen kopi terbesar di dunia, setelah Brasil dan Kolombia. Pemerintah menyatakan setidaknya ada 16 jenis kopi yang diminati pasar internasional. yuk kenali jenis kopi Indonesia yang sukses mendunia :

1. Kopi Arabika Gayo, Sumatera
Kopi asal Aceh ini teksturnya lebih encer alias tak terlalu pekat dengan tingkat keasaman seimbang. Cocok untuk kamu yang bukan penyuka kopi asam.

Masyarakat Aceh punya cara penyajian tardisional yang khas. Bukan diseduh, tapi kopi dan air direbus dalam panci hingga mendidih, lalu dituang ke dalam gelas berisi susu dan gula.

2. Kopi Arabika Kintamani, Bali
Kopi Kintamani menjadi salah satu kopi yang populer di Jepang, Eropa, dan beberapa negara Arab. Tujuan ekspor utama kopi Kintamani memang di tiga negara tersebut. Rasanya unik karena dominasi asam citrus segar dan aroma wangi bunga, dengan tingkat keasaman dan kekentalan sedang.

3. Kopi Arabika Toraja
Beberapa negara yang menjadi tujuan utama ekspor kopi Toraja adalah Jepang dan Amerika, karena karakteristiknya unik, sesuai dengan kebiasaan minum kopi di sana. Kopi Toraja biasanya tidak menyisakan after taste pahit yang bagi sebagian orang terasa mengganggu.

Sensasi pahit yang ditimbulkan bijih kopinya hanya ada di awal dan hilang dalam sekali teguk. Kopi Toraja dan mayoritas kopi lainnya yang tumbuh di Sulawesi cenderung punya rasa earthy, seperti rasa tanah atau hutan dengan kandungan asam rendah.

4. Kopi Arabika Java Ijen Raung
Satu kontainer kopi Java Ijen Raung khas Bondowoso pertama kali diekspor pada 2011, tapi popularitasnya di luar negeri kian meroket. Hingga 2016, Indonesia berhasil mengekspor 43 kontainer atau setara dengan 858,91 ton kopi.

Kopi Java Ijen Raung punya ciri khas unik yakni rasa sedikit pedas dengan aroma bunga hutan. Tingkat asamnya sedang, tapi cenderung ke asam Jawa daripada citrus.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Kopi Bagi Ibu Hamil

5. Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau
Berdasarkan situs disperin.riau.go.id, kopi Liberika dari Kepulauan Meranti telah menyabet sertifikasi Indikator Gegrafis (IG), dan dinyatakan sebagai salah satu hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI. Kopi ini sangat populer di Malaysia dan Singapura sebagai dua negara tujuan ekspor terbesar.

6. Kopi Arabika Flores Bajawa
Kekentalan cukup pekat, tapi tingkat keasamannya rendah. Berbeda dengan kebanyakan kopi di Indonesia, kopi Arabika dari kawasan Bajawa, Flores, Nusa Tenggara Timur, punya rasa dominan cokelat dan vanili dengan after taste yang sedikit nutty. Amerika adalah negara tujuan sebagian besar ekspor kosmoditas kopi Flores Bajawa.

7. Kopi Robusta Temanggung
Aroma cukup unik, yakni aroma tembakau dengan rasa pahit pekat dan mendominasi. Namun itulah yang membuat kopi khas Temanggung, Jawa Tengah, ini sangat autentik dan digemari. Bahkan pasar ekspornya sudah mencapai negara-negara Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.