Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jenis Kopi Yang Hanya Ada Di Indonesia

Jeniskopidunia.web.id – Indonesia adalah salah satu negara penghasil dan pengekspor kopi terbesar di dunia, memiliki iklim yang ideal untuk produksi kopi dan oleh karena itu perkebunan didirikan di daerah lain seperti Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Sampai saat ini, perkebunan kopi di Indonesia mencakup 1,24 juta hektar, 933 hektar perkebunan robusta dan 307 hektar perkebunan arabika. Untuk mengenal kopi negara Anda sendiri, berikut adalah 8 kopi khas yang hanya ada di Indonesia.

Kopi Luwak
Kopi Luwak merupakan seduhan kopi yang berasal dari biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak atau musang kelapa. Biji kopi Luwak ini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak tadi. Kopi Luwak telah dikenal sejak tahun 1980-an, biji kopi ini adalah termahal didunia dengan harga $ 100 per 450 gram! Kamu mau menikmati kopi ini dengan penyajian tradisional? Penyajian ini dengan menaruh Kopi Luwak ke cangkir, menyeduh dengan air panas (tidak terlalu panas) hingga ketinggan air 2 cm dari permukaan kopi, boleh ditambahkan gula sebagai pemanis. Sisa dari air panas tadi dipanaskan lagi hingga benar-benar panas dan mendidih, tuangkan air panas ini ke gelas tadi hingga ke leher gelas, dan tutuplah gelas tersebut kemudian diaduk rata. Setelah didiamkan 4-5 menit, kopi siap dihidangkan.

Kopi Toraja
Kopi Toraja berasal dari dataran tinggi Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi ini terkenal dengan kelezatan, cita rasa yang luar biasa unik. Ada dua jenis Kopi Toraja yaitu Kopi
Toraja Robusta dan Kopi Toraja Arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki kandungan asam yang cukup rendah, perbedaan kedua jenis ini terdapat pada kandungan kafein yang terkandung pada masing-masing jenis kopi ini. Kopi Toraja memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis kopi lainnya dipasaran. Kopi ini memiliki rasa yang unik dan khas, ada unsur rasa tanah pada kopi ini. Sensasi rasa pahit langsung hilang sesaat ketika diminum pertama kali, sehingga tidak meninggalkan rasa pahit. Untuk menikmati sensasi kopi ini, saran penyajian dengan menggunakan kopi tubruk.

Kopi Lanang
Kopi Lanang berasal dari Bayuwangi, Jawa Timur, dapat tumbuh di suhu 20o-30oC pada ketinggian 1800 mdpl. Dinamakan Kopi Lanang karena bentuk biji kopi yang tunggal, bulat dan
tidak berbelah seperti biji kopi umumnnya. Kopi Lanang bisa dihasilkan dari jenis Kopi Robusta dan Kopi Arabika. Untuk aroma dan rasa kopi ini, lebih kuat dibandingkan kopi biasa karena mengandung banyak senyawa Tribulus Terrestris yang merupakan suplemen herbal populer yang mampu
meningkatkan kadar testosteron, gairah seks dan dehydroepiandrosterone (DHEA). Dengan kandungan seperti diatas, kopi ini dipercaya mampu meningkatkan vitalitas pria dan kandungan kafein 2.1%, nilai jual kopi ini lebih tnggi daripada kopi pada umumnya.

Kopi Kintamani
Kopi Kintamani berasal dari Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Merupakan salah satu dari tiga kopi Indonesia yang telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis Unik, dikenal dengan nama Indikasi Geografis. Kintamani berada didataran tinggu yang sejuk sehingga kopi dapat tumbuh sumbur diwilayah ini. Kopi jenis ini ditanam dengan tumpang sari bersama dengan tanaman lain, seperti jeruk dan sayuran. Untuk rasa, Kopi Kintamani memiliki rasa unik yaitu rasa buah-buahan yang asam dan segar, karena pengaruh dari sistem tumpang sari tadi. Selain rasa buah, kopi ini memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat dan diproses melalui proses basah atau wet processed.

Baca juga : Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Kopi Aceh Gayo
Kopi Aceh Gayo berasal dari Serambi Mekah, Aceh. Mayoritas masyarakat Gayo bertani kopi. Varietas Arabica mendominasi jenis kopi ini sehingga produksi Kopi Arabica dihasilkannya
merupakan yang terbesar di Asia.
Kopi Aceh Gayo memiliki ras khas, yaitu rasa pahit yang tidak tertinggal dilidah, bahkan rasa pahit nyaris tidak terasa pada kopi ini. Kopi yang harum, gurih, tanpa rasa pahit melebihi
cita rasa kopi Blue Mountain yang berasal dari Jamaika.
Satu hal yang menarik dari kopi ini adalah penanaman kopi ditanam secara organik.

Kopi Wamena
Kopi Wamena berasal dari Papua, wilayah Timur Indonesia. Tumbuh pada ketinggal 1.500 mdpl dengan suhu 20oC, menjadikannya kopi dengan cita rasa ringan dengan kandungan
keharuman yang tajam. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman yang rencah, karena letak geografis dan struktur tanah yang mendukung untuk pertumbuhan kopi ini. Kualitas tinggi kopi ini didukung oleh para petani yang menanam kopi ini secara organic, tidak menggunakan bahan kimia yang tentu saja bisa mempengaruhi kopi yang dihasilkan. Untuk kamu penikmat kopi, tekstur ringan, minim ampas, harum dan tidak asam inilah pilihan yang tepat.

Kopi Flores Bajawa
Kopi Flores Bajawa berasal dari dataran Flores yang bergelombang, banyak gunung berapi aktif dan tidak aktif. Abu dari gunung berapi inilah menciptakan tanah Andosols yang subur dan ideal untuk pertumbuhan kopi organik. Tumbuh pada ketinggian 1.200 – 1.800 mdpl di lereng bukit dan ditanam dibawah naungan pepohonan, proses basah dipermukaan datar pertanian.Kopi Flores memiliki rasa yang cukup abadi dibanding dengan kopi lainnya. Aroma yang cukup bertahan lama, sehingga kopi ini banyak diincar oleh penikmat kopi ditanah air. Kopi Flores Bajawa diproduksi oleh kelompok tani di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur secara organik yang ditanam dan diolah oleh perkebunan rakyat setempat.

Kopi Jawa
Dari segi nama, kopi ini berasal dari Tanah Jawa. Kopi ini memiliki cita rasa sendiri. Aroma rempah terasa secara alami menjadikan kopi jenis ini dapat dinikmati karena karakteristik yang berbeda dari jenis kopi lain. Walau Kopi Jawa tidak sekuat jenis kopi yang telah dijelaskan diatas, kopi ini mampu mimikat pecinta kopi dengan kelasnya tersendiri. Kopi Jawa melalui proses giling basah sehingga cita rasa yang terlalu kuat. Meskipun tidak setenar kopi asal Sulawesi dan Sumatera, tidak semua kopi di Indonesia mampu menghasilkan kopi beraroma rempah ini. Kopi yang paling terkenal adalah Jampit dan Blawan. Biji Kopi Jawa yang tua disebut old-brown bentuknya besar, dan rendah kadar asam.

Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Jenis Kopi Kapal Api Yang Laris Sekali

Jeniskopidunia.web.id – Kopi adalah jenis minuman yang paling banyak dipilih oleh orang di seluruh dunia selain air. Padahal, jumlah penikmat kopi jauh lebih banyak daripada penikmat teh. Di Indonesia, kopi sering disajikan di rumah-rumah untuk para tamu. Dan, kopi adalah jenis minuman yang harus ada di setiap dapur.

Mengolah sendiri biji kopi pilihan kadang-kadang dianggap bukan sebagai pilihan oleh sebagian ibu rumah tangga mengingat prosesnya yang panjang dan agak merepotkan. Sebagai gantinya, dilirik lah kopi instan atau kopi sachetan seperti kopi Kapal Api

Kopi merk ini sudah sangat terkenal di Indonesia. Dan bahkan, merk Kapal Api dianggap sebagai rajanya kopi sachet di Indonesia karena menguasai hampir 50% dari kopi sachet yang beredar di pasaran.

Ngopi menjadi kebiasaan tersendiri di masyarakat Indonesia karena banyak orang tua kita yang suka ngopi di pagi hari maupun ketika bersantai atau ngobrol dengan tamu.

Cita rasa kopi yang unik hingga aromanya yang khas ternyata tidak hanya bisa membuat kita merasa bahagia melainkan bisa juga membangkitkan energi yang kita butuhkan agar lebih bersemangat dan lebih produktif serta kreatif saat bekerja.

Berbicara soal manfaat minum kopi, tentu sebagian dari kamu sudah pernah membaca atau paling tidak, sudah pernah mendengar bahwa minuman yang satu ini dapat memberikan berbagai manfaatnya bagi kesehatan. Seperti misalnya,

  • Kopi bisa menurunkan resiko diabetes tipe 2
  • Membantu membakar lemak
  • Kaya akan antioksidan yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel dan berbagai penyakit
  • Bisa menurunkan risiko terkena penyakit parkinson
  • Bisa memberikan perasaan bahagia sekaligus mengurangi rasa depresi
  • Menurunkan risiko terkena kanker rahim dan kanker hati
  • Membantu mencegah alzheimer
  • Memberikan kita tambahan semangat dan tenaga
  • Membantu melindungi hati. Menurut penelitian, minum 2 cangkir kopi per hari bisa mengurangi resiko terkena psoriasis (sejenis penyakit hati) hingga 43%
  • Penelitian lain menunjukkan bahwa minum dua cangkir kopi sehari bisa menurunkan risiko stroke hingga 14%
  • Mencegah kerusakan retina mata akibat penuaan dan glaukoma
  • Bisa membantu mengatasi sakit kepala seperti migrain
  • Membantu kita berkonsentrasi lebih baik dan lebih lama serta

Baca juga :

masih banyak manfaat lainnya 7 jenis kopi Kapal Api yang laris di pasaran.

Tapi sebelumnya, saya ingin sedikit berbagi informasi mengenai official store (toko resmi) Kapal Api yang ada di Bukalapak yang saat ini sedang memberikan promo Fastana. Di mana kamu bisa dapat 40 pcs yang terbagi atas: Go Fast vanilla satu renteng, Go fast Coklat 1 Renteng, Fine Choco Amareto 1 renteng, plus Fine Choco Chocomilk 1 renteng. Semua itu bisa kamu dapatkan hanya dengan mengeluarkan uang Rp10.000 saja.

Mumpung sekarang ada promo, buruan klik link yang telah saya berikan di atas agar kamu bisa langsung menuju ke official store Kopi Kapal Api di online shop Bukalapak.

Kembali kita ngomongin soal kopi. Berikut adalah 7 jenis kopi merek Kapal Api yang Laris Manis di pasaran.

1. Kopi bubuk hitam Kapal Api Tanpa Gula. Saya sendiri di rumah selalu menyediakan kopi jenis ini untuk stok ketika ada tamu

2. Kopi Kapal Api Special Mix. Merupakan pilihan lain yang terbuat dari biji kopi pilihan dan diolah dengan mesin modern serta dicampur dengan gula murni. Jadi bagi kamu yang tidak ingin direpotkan dengan proses menambahkan gula. Special Mix bisa jadi pilihan.

3. Kapal Api Susu. Bagi mereka yang pengen ngopi tapi sering merasa kembung atau mual setelah ngopi. Jenis Kapal Api Susu bisa jadi opsi tepat karena kopi jenis ini di samping rasanya enak
juga tidak bikin kembung.

4. Kapal api Special Mix Less Sugar
5. Kapal Api Mocha
6. Kapal Api Grande White Coffee with Choco Topping
7. Kapal Api Gula Rasa Mantap

Itulah jenis kopi Kapal Api yang laris manis di pasar. Tapi tentu saja, disamping beberapa pilihan kopi sachet di atas, masih ada sejumlah produk lain yang bisa kamu beli langsung di official store mereka yang ada di Bukalapak seperti: Good Day, Relaxa, Excelso, permen penghangat tenggorokan Gingerbon, Oatbits, Ceremix, Bontea, hingga Sunkist.

Tips Yang Benar Menikmati Kopi

Tips Yang Benar Menikmati Kopi

Jeniskopidunia.web.id – Tidak semua orang suka minum kopi. Namun, bagi Anda pemula yang tertarik minum kopi, Anda harus tahu cara menikmati kopi yang tepat. Kopi yang Anda minum akan terasa lezat berkali-kali jika anda meminumnya dengan cara yang benar.

Cara Menikmati Kopi yang Benar

Kenali Jenis Kopi yang Diminum
Bagi penikmat kopi, mereka pasti bisa membedakan jenis kopi hanya dengan sekali merasakannya. Namun bagi pemula, tentu butuh kerja keras untuk bisa membedakan satu jenis kopi dan lainnya. Cara menikmati kopi bagi pemula adalah mengetahui jenis kopinya terlebih dahulu. Seperti yang Anda ketahui, ada puluhan jenis kopi yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negeri. Apabila Anda benar-benar ingin menjadi penikmat kopi sejati, Anda harus bisa membedakan setiap jenis kopi dari cita rasanya. Sebagai contoh, Kopi Toraja memiliki cita rasa yang berbeda dengan Kopi Kintamani. Toraja rasanya pahit tapi rasa pahit tersebut cepat hilangnya. Sementara Kitamani rasanya lebih ringan dan lembut dan ada sedikit sentuhan rasa buah-buahan karena penanamannya melalui proses tumpang sari bersama tanaman buah.

Hindari Kopi Instan
Penikmat kopi sejati pasti berusaha menghindari kopi instan sebisa mungkin. Rasa kopi instan tentu saja tidak senikmat kopi yang memang berasal dari biji kopi yang baru digiling dan langsung diseduh. Jika Anda ingin menikmati kopi yang benar-benar enak, Bacaterus menyarankan Anda untuk menikmati kopi yang terbuat dari biji kopi yang dihaluskan dan langsung diseduh.Di samping rasanya yang kurang nikmat, kopi instan sudah dicampur dengan krimer, gula, dan bahan tambahan lainnya sehingga Anda tidak benar-benar bisa menikmati rasa kopi yang sebenarnya. Jika terpaksa minum kopi instan, pilih saja kopi hitam tanpa tambahan gula, susu, dan krimer.

Jangan Minum Kopi Selagi Panas
Secangkir kopi panas memang sangat nikmat, tetapi jika kopinya terlalu panas makan lidah Anda bisa terbakar. Bacaterus menyarankan Anda untuk tidak minum kopi terlalu panas agar Anda bisa menikmati cita rasa kopi tersebut. Alangkah baiknya jika Anda menunggu 5 menit setelah kopi diseduh baru Anda bisa meminumnya. Menurut para penikmat kopi dan barista profesional, suhu terbaik untuk menikmati kopi adalah 60 derajat celcius. Sedangkan untuk kopi hitam, sebaiknya tidak diseduh dengan air yang suhunya melebihi 88 derajat celcius. Semakin panas airnya, semakin pahit rasa kopinya karena kafein akan melebur lebih cepat pada suhu air yang tinggi.

Baca juga : Kopi Termahal Di Dunia

Perhatikan Waktu Terbaik Menyeduh Kopi
Waktu terbaik menyeduh kopi bukan soal waktu di mana Anda bisa menikmati kopi dalam hidup Anda. Waktu yang kami maksud di sini adalah waktu penyeduhan biji kopi yang sudah digiling. Biji kopi yang baru digiling akan terasa nikmat jika langsung diseduh. Kesimpulannya, semakin lama kita menyimpan kopi bubuk, semakin menurun pula cita rasanya. Roasted coffee lebih nikmat diseduh satu bulan setelah digiling. Sementara itu, green coffee harus segera diseduh sebelum dua minggu agar aromanya tidak berubah. Nah, kenali dulu jenis kopi yang akan dinikmati dan cari tahu waktu yang tepat untuk menyeduh kopi tersebut.

Seduh dengan Metode 1:10
Cara menikmati kopi juga tergantung dari cara penyeduhannya. Jika Anda terbiasa membuat kopi instan, tentu saja Anda tidak memerlukan metode penyeduhan secara khusus. Akan tetapi, jika Anda menyeduh bubuk kopi yang digiling, maka Anda harus menggunakan metode ini. Agar kopi terasa nikmat, seduhlah dengan metode 1:10. Artinya, 1 sendok makan bubuk kopi harus diseduh dengan 10 sendok makan air. Cara ini menghasilkan kopi dengan rasa dan tekstur yang pas. Anda tak perlu khawatir kopi menjadi kental atau terlalu encer jika menyeduh dengan metode ini.

Hirup Aroma Kopi
Setiap jenis kopi pasti menghasilkan aroma sedap tersendiri. Sebelum menikmati kopi yang sudah diseduh dengan beragam cara, Anda pun harus merasakan keharuman aroma kopi yang menggugah selera. Sambil menunggu suhu panas kopi hilang, dekatkan cangkir kopi ke hidung Anda dan hiruplah dalam-dalam aroma kopinya. Aroma kopi yang barusan Anda cium juga akan memberikan sugesti pada rasanya. Bila Anda merasa aroma kopinya nikmat, maka Anda pun akan merasa cita rasa kopinya juga luar biasa enak.

Minum Secara Perlahan
Untuk bisa menikmati cita rasa kopi, alangkah baiknya jika Anda meminum kopi secara perlahan dengan cara menyeruput kopinya. Setiap kopi yang masuk ke dalam mulut Anda tentu akan memberikan kesegaran dan rasa nikmat yang tidak akan terlupakan.

Nikmati dengan Kudapan Lezat
Hidup Anda akan menjadi lebih indah ketika Anda berhasil menemukan kopi yang nikmat. Sayangnya, acara minum kopi tersebut akan terasa berbeda karena tidak ada kudapan yang menemani acara minum kopi kali ini.
Nah, saatnya Anda mencari kudapan yang lezat untuk menikmati kopi. Jika di negara-negara lain terbiasa menyantap kue (cookies). Nah, di Indonesia kopi ternyata bisa dinikmati bersama dengan kue basah, pisang goreng, dan masih banyak lagi.

Minum dalam Dosis Kecil
Bagi Anda pemula yang masih bingung mengenai cara menikmati kopi, kami menyarankan Anda untuk minum dalam dosis kecil saja. Pasalnya, Anda perlu terbiasa dengan rasa kopi sehingga Anda harus menyesuaikannya melalui dosis kecil terdahulu. Apabila Anda sudah terbiasa minum kopi, minumlah dengan dosis yang lebih banyak. Akan tetapi, ingatlah bahwa kopi mengandung kafein yang dapat menyebabkan Anda mengalami insomnia. Selain itu, nikmati kopi hitam tanpa menambahkan krimer, gula, atau bahan-bahan lain agar Anda bisa merasakan cita rasa alaminya.

Hindari Minum Kopi Sebelum Makan
Alih-alih ingin menikmati kopi, semuanya akan kacau jika Anda meminum kopi tersebut dalam kondisi perut yang kosong, terutama pagi hari sebelum sarapan. Kandungan kafein di dalam kopi menstimulasi usus sehingga menimbulkan rasa mulas pada pagi hari.

Kopi Termahal Di Dunia

Kopi Termahal Di Dunia

Jeniskopidunia.web.id – Bahkan kopi memiliki perayaannya sendiri, yaitu Hari Kopi Internasional yang dirayakan setiap 1 Oktober hari ini. Bijih kopi memiliki banyak jenis. Di setiap wilayah di satu negara dapat memiliki rasa yang khas.

Dari banyaknya varian bijih kopi pilihan, sejumlah besar dibanderol dengan harga fantastis. Sepuluh di antaranya di bawah ini masuk daftar kopi termahal di dunia. Simak, yuk!

Finca El Injerto Coffee, Rp372 ribu
Kopi Finca El Injerto diambil dari bijih kopi jenis Bourbon langka yang tumbuh di ketinggian 1.500-1.900 di atas permukaan laut dan 100 persen bijih kopi Arabika. Karena kelangkaan dan kualitasnya, varian kopi asal Guatemala tersebut pernah dibanderol dengan harga tertinggi sekitar 500 dolar per pound (453 gram), atau sekitar Rp7,4 juta pada 2012. Kini kopi tersebut dijual di kisaran harga Rp372 ribu per 250 gram, tergantung variasinya. Finca El Injerto Coffee punya aroma khas yang didominasi wangi bunga dan tanaman herbal, tapi ada juga rasa hazelnut dan cokelat yang intens ketika diminum.

Black Blood of the Earth, Rp596 ribu
Kopi ini digadang-gadang punya kafein 20-40 kali lebih banyak dibanding kopi biasa. Philip Broughton, sang penemu, mengambil bijih kopi dari kawasan lembah Afrika dan Ethiopia yang karakternya cenderung berminyak. Black Blood of Earth diolah dengan teknik cold vacuum extraction, sehingga menghasilkan kafein yang lebih tinggi, tapi minim asam. Kopi tersebut dijual dalam kemasan botol beraneka ukuran seharga antara 40-50 dolar, atau sekitar Rp596 ribu per botol. Uniknya lagi, ia kerap bekerja sama dengan seniman internasional untuk desain gambar pada botolnya.

El Salvador Los Planes, Rp596 ribu
El Salvador Los Planes kerap menyabet penghargaan bergengsi, salah satunya “Cup of Exellence Award” sebagai bijih kopi terbaik dunia. Gak heran kalau harganya cukup tinggi, yakni sekitar Rp596 ribu per pound. Kopi ini punya karakteristik yang unik, tergantung tingkat roasting-nya. Bijih medium-roasted dominan akan terasa lebih nutty dan creamy. Sedangkan, bijih deep-roasted didominasi aroma campuran blackcurrent, cokelat, dan gula merah.

Baca juga :

Hawaiian Kona Coffee, Rp760 ribu
Hawaiian Kona Coffee memanfaatkan salah satu bijih kopi paling langka di dunia yang hanya tumbuh di Pulau Hawaii. Itu sebabnya harga kopi ini sangat tinggi, yakni mencapai sekitar Rp760 ribu per pound. Tak jarang produsen hanya menggunakan 10 persen bijih kopi kona dan 90 persen sisanya dicampur dengan bijih kopi impor atau lokal. Biasanya kopi campuran harganya lebih murah, sekitar Rp300-Rp400 ribuan.

Fazenda Santa Ines Coffee, Rp745 ribu
Kopi asal Brasil ini terkenal dengan cita rasa uniknya, karena dominan manis dengan aroma buah-buahan yang kuat. Bijih kopi Fazenda Santa Ines didapat dari kaki Gunung Mantiquera, Brasil. Kopi tersebut kabarnya sudah diolah secara tradisional lebih dari 100 tahun lalu.

Jamaican Blue Mountain Coffee, Rp754 ribu
Bijih kopi ini tumbuh di Blue Mountain, Jamaika, tepatnya pada ketinggian 5.000 kaki. Jamaican Blue Mountain Coffee sangat digemari di Jepang, karena rasanya yang lembut dan tidak terlalu pahit. Jepang juga merupakan negara terbesar yang mengimpor jenis kopi ini, bahkan beberapa produknya hanya melayangi ekspor ke Negeri Sakura saja. Untuk satu pond-nya, bijih kopi ini dihargai sekitar 50 dolar atau Rp754 ribu.

St. Helena, Rp1,1 juta
St. Helena adalah sebuah pulau yang terletak di tengah Laut Atlantik. Selain panorama alamnya yang eksotis, St. Helena terkenal dengan budidaya bijih kopinya yang hanya bisa tumbuh di sana. Biaya transportasi juga menjadikan harga kopi ini semakin mahal, yakni sekitar Rp1,1 juta per pound.

Luwak coffee, Rp2,4 juta
Kopi luwak sempat dinobatkan sebagai kopi paling mahal di dunia, yang rata-rata dibanderol mulai dari harga Rp2,4 juta! Sesuai namanya, luwak turut berkontribusi dalam proses pengolahan. Bijih kopi pilihan dengan kualitas terbaik yang dimakan luwak akan mengalami proses pencernaan di dalam perut selama 24 jam, sebelum bijihnya keluar melalui feses. Selanjutnya kopi dibersihkan, dikeringkan, dan diproses lanjutan hingga layak dikemas.

Cara Bedakan Jenis Kopi Modren

Cara Bedakan Jenis Kopi Modren

Jeniskopidunia.web.id – Pernahkah Anda merasa bingung ketika memesan kopi di kafetaria atau kedai kopi modern? Secara umum, kopi ditulis pada menu dengan susu, cappuccino, picolo dan jenis kopi olahan lainnya. Viki Rahardja, seorang barista senior dari Indonesia dan pemenang Latte World Art Championship 2014, mengatakan ada dua jenis profil kopi. Itu kopi modern dan kopi hitam.

Kopi hitam itu potensi kafein pasti lebih banyak, tapi (kopi)  yang modern kandungan gula dan lemaknya yang banyak. Kopi tubruk tidak ada lemak kecuali kalau pake gula,” ujar Viki kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Kopi modern merupakan campuran dari beberapa bahan selain kopi. Seperti susu, foam, moka, dan cokelat. Berikut lima jenis kopi modern yang umum ditemukan di kedai kopi.

Espresso
Espresso merupakan kopi modern yang paling kuat kadar “kopinya (very strong). Espresso merupakan ekstrak biji kopi https://www.sbobett88.asia/sbobet88/ murni tanpa campuran. Rasanya sudah pasti pahit, dengan tingkat kekentalannya tergantung dari biji kopi yang digunakan. Espresso biasa dikonsumsi dalam cangkir kecil.

Macchiato
Macchiato merupakan espresso yang diberi campuran susu foam. Foam atau susu yang di-steam sendiri kadarnya sedikit, sehingga rasanya tetap strong.
“Foam di macchiato, susunya hanya dua sampai tiga sendok aja. Sebenarnya, ini untuk orang yang suka espresso tapi lagi mau dikasih susu sedikit,” terang Viki.

Baca juga : Daftar Kedai Kopi di Bali

Piccolo
Piccolo memiliki kadar susu yang lebih banyak dibanding dua “teman” sebelumnya. Kopinya menggunakan ristretto yang merupakan ekstraksi terbaik dari espresso. Hal ini menjadikan kopi lebih lembut dan tidak terlalu asam, tapi prosesnya lebih lama. “Piccolo kadar susu dalam foam lebih banyak. Tastenya lebih ke small coffee, tidak strong,” ujar Viki.

Cappucino
Ini dia yang sajian kopi modern yang populer karena mudah ditemui, bahkan kini tersaji dalam bentuk instan. Cappucino pada dasarnya merupakan kopi susu yang juga diberi foam.
“Espresso dikasih susu, dikasih lagi foam dari susu, jadi creamy milky coffee. Tapi susunya sama kopinya seimbang,” terang Viki.

Latte
Sama dengan cappucino, latte pada dasarnya ialah kopi susu. Latte diberi foam dari susu yang sudah di-steam. Kadar susunya paling banyak, barista menyebut komposisinya dengan very milky coffee.

Tentunya kadar lemak di latte paling banyak dibandingkan kopi macchiato, piccolo, espresso dan cappucino.